=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193457 =005 20260206090216 =035 ##$$a 0010-0226000541 =245 1#$$a EFEKTIFITAS PROGRAM PENANGANAN STUNTING MENUJU BONUS DEMOGRAFI DI KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR : $b - /$c Poeh, Mark Hidetoshie =100 #$$a Poeh, Mark Hidetoshie =250 ##$$a - =300 ##$$a 10 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18885 =700 #$$a Tandean, Noudy Reinodl Pierre =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 363.859 868 63 =084 ##$$a 363.859 868 63 POE e =020 ##$$a - =650 #4$$a Masalah Stunting =520 ##$$a Permasalahan : Permasalahan stunting di Kabupaten Kupang merupakan masalah gizi mengganggu kualitas penduduknya dalam aspek kesehatan. Angka prevalensi stunting yang masih tinggi di Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Kupang sendiri masih memerlukan penanganan stunting. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Program Penurunan Stunting menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Kupang dalam efektivitas program penanganan stunting menuju bonus demografi di Kabupaten Kupang. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas program penanganan stunting menuju bonus demografi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan teori Richard M. Steers yang mendukung efektivitas program penanganan stunting melalui tiga dimensi yaitu Efektivitas Keseluruhan, Efisiensi dan Kepuasan. Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik Pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Kupang dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah melakukan upaya penanganan stunting dengan efektif. Adapun penghambat dalam program penanganan stunting ini yakni wilayah oprasional yang luas dan kurangnya pendampingan dari keluarga serta rendahnya tingkat pendidikan dan kemiskinan. Peneliti merekomendasikan adanya penambahan personil Tim Pendamping Keluarga untuk meningkatkan program penanganan stunting menjadi lebih baik. Kesimpulan : Kebijakan dan Program Percepatan penurunan stunting berjalan dengan efektif, sebab angka prevalensi stunting mengalami penurunan signifikan dari tahun ke tahun di mana telah melewati target Nasional yang ditetapkan yakni 14% dan sekarang angka prevalensi stunting di Kabupaten Kupang sebesar 12,97%.