=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193470 =005 20260206091158 =035 ##$$a 0010-0226000554 =245 1#$$a STRATEGI DINAS KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI DALAM PENGAWASAN DAN PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN MELALUI PROGRAM LTSA-P3MI DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT : $b - /$c Muhammad Ahsan Akbar =100 #$$a Muhammad Ahsan Akbar =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18986 =700 #$$a Anya Risnawati =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 331.625 986 513 =084 ##$$a 331.625 986 513 MUH s =020 ##$$a - =650 #4$$a Pekerja Migran =520 ##$$a Permasalahan (GAP): Dengan terbatasnya kesempatan kerja, masyarakat rela mencari pekerjaan di luar negeri agar bisa menghidupi keluarganya di kampung halaman. Pekerja Indonesia menghadapi banyak kejadian memilukan seperti pelecehan, tidak dibayarnya upah, dan kekerasan yang berujung pada tindakan kriminal. Banyaknya kasus dan kejadian yang dialami oleh PMI di luar negeri menunjukkan lemahnya perlindungan pemerintah terhadap warga negaranya, sehingga setiap tahun terjadi pelanggaran terhadap PMI yang bekerja di luar negeri. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk membuat strategi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi dalam pengawasan dan perlindungan pekerja migran melalui program LTSA-P3MI di Kabupaten Lombok Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif yang datanya diperoleh dengan melalui teknik observasi, wawancara dan doumentasi untuk mendapatkan gambaran fakta serta data yang akurat di lapangan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan snowball sampling, sedangkan untuk validasi data menggunakan triangulasi data dan Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kabupaten Lombok Tengah dalam Pengawasan dan Perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia memiliki strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT dan Uji Litmus yang menghasilkan program strategis utama yaitu membangun koneksi dan kerjasama yang kuat baik dalam maupun luar negeri, namun terdapat faktor penghambat baik secara internal dan eksternal yaitu keterbatasan jumlah pegawai, anggaran yang terbatas, luasnya Kabupaten Lombok tengah. Adapun upaya yang dilakukan yaitu penindakan tegas bagi perusahaan yang bergerak secara illegal, meningkatkan intensitas pemeberian program sosialisasi dan penyuluhan dan memperkuat kerjasama dan koordinasi antar instansi. Kesimpulan: Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lombok Tengah telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI), namun masih belum optimal. Hal ini terlihat pada aspek pemantauan lingkungan, perumusan strategi, aspek implementasi strategi, dan aspek evaluasi dan control dengan terdapatnya beberapa kendala seperti kendala internal dan eksternal.