=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193483 =005 20260206092715 =035 ##$$a 0010-0226000567 =245 1#$$a ANALISIS KEUANGAN DENGAN METODE FISCAL TREND MONITORING SYSTEM PADA KABUPATEN SLEMAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA : $b - /$c Dika Putra Permana =100 #$$a Dika Putra Permana =250 ##$$a - =300 ##$$a 13 : $b Ilust. ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18229 =700 #$$a Elvira Mulya Nalien =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 336.598 274 =084 ##$$a 336.598 274 DIK a =020 ##$$a - =650 #4$$a Keuangan Publik =520 ##$$a Beberapa faktor seperti pandemi covid-19, faktor pendapatan,belanja,posisi operasi,struktur hutang,kondisi aktiva tetap dan lingkungan dinilai memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi keuangan pemerintah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi keuangan dan faktor yang mempengaruhi tren keuangan pemerintah Kabupaten Sleman. Metode: Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif Deskriptif, pengumpulan Data Primer dengan Teknik Wawancara Semi Terstruktur, penentuan informan dengan cara Purpossive Sampling. Sedangkan pengumpulan data sekunder dengan memperhatikan beberapa dokumen terkait seperti Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya lima dari tujuh belas indikator yang menunjukkan tren yang tidak baik sedangkan selebihnya sudah menunjukkan tren yang baik maka dapat disimpulkan keuangan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam kondisi yang cukup baik. Kesimpulan: Analisis yang dipilih untuk mengetahui kondisi keuangan dimaksud adalah dengan menggunakan Metode Fiscal Trend Monitoring System (FTMS) oleh Ritonga. Terdiri atas enam dimensi dengan tujuh belas indikator Adapun faktor yang menghambat lima indikator dengan tren yang tidak baik tersebut adalah belanja per kapita, belanja per fungsi, kepadatan penduduk, pengangguran,rumah tangga miskin.