=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193500 =005 20260206094040 =035 ##$$a 0010-0226000584 =245 1#$$a Analisis Kinerja Keuangan Menggunakan Konsep Value For Money Pada Dinas Kesehatan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara : $b - /$c Izmi Khairunnisa =100 #$$a Izmi Khairunnisa =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 : $b Ilust. ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18455 =700 #$$a Marthalina =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 336.598 121 1 =084 ##$$a 336.598 121 1 IZM a =020 ##$$a - =650 #4$$a Keuangan Publik =520 ##$$a Kinerja pada organisasi perangkat daerah dapat dievaluasi menggunakan konsep VaIue For Money yang dilihat pada tiga aspek yakni ekonomis, efesiensi dan efektivitas. Kinerja keuangan dari suatu organisasi perangkat daerah terlihat dalam penggunaan APBD. Penelitian ini berfokus pada permasalahan kurang optimalnya kinerja keuangan pada setiap program Dinas Kesehatan Kota Medan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis kinerja keuangan pada Dinas Kesehatan Kota Medan menggunakan konsep Value For Money. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan analisis kinerja keuangan menggunakan konsep Value For Money menurut Mardiasmo. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran obyektif dalam Kinerja Keuangan pada Dinas Kesehatan Kota Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada 3 informan, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Sesuai dengan analisis yang dilakukan terhadap kinerja keuangan menggunakan konsep value for money, Dinas Kesehatan Kota Medan telah mengalokasikan anggaran secara ekonomis dan efisien pada setiap program kerja. Namun program yang dilaksanakan dinilai tidak efektif dalam pelaksanaan serta penggunaan anggarannya. Kesimpulan: Dinas Kesehatan Kota Medan telah mengalokasikan anggaran yang digunakan secara ekonomis dan efisien pada setiap program kerja yang dilaksanakan. Namun dalam pelaksanaan serta penggunaan anggaran tidak efektif. Pelaksanaan program kerja pada Dinas Kesehatan Kota Medan terdapat berbagai hambatan. Anggaran yang terserap belum secara optimal. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam pelaksanaan program dan kesadaran dari tenaga kesehatan tentang SOP yang ditetapkan oleh pemerintah serta kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh perangkat pelaksana program pada setiap program yang dilaksanakan. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yaitu dengan mengevaluasi kebijakan pada setiap program agar lebih tepat sasaran dengan mengikuti asas ekonomis, efisien dan efektif. Melakukan pelatihan serta sosialisasi pada sumber daya manusia yang terkait. Serta meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan serta penggunaan anggaran pada setiap program pada Dinas Kesehatan Kota Medan.