=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193513 =005 20260206094936 =035 ##$$a 0010-0226000597 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PROGRAM TENAGA KERJA MANDIRI (TKM) DI DINAS TENAGA KERJA MANDIRI KABUPATEN PINRANG PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c Ergi A Fachreza Edia =100 #$$a Ergi A Fachreza Edia =300 ##$$a 15 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18889 =700 #$$a Murtir Jeddawi =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 331.120 424 095 984 742 =084 ##$$a 331.120 424 095 984 742 ERG i =650 #4$$a Penciptaan Lapangan Pekerjaan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dalam bonus demografi Pemerintah dituntut untuk memaksimalkan potensi penduduk usia produktif dengan memastikan ketersediaan lapangan pekerjaan untuk mereka. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis implementasi Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Di Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik observasi, wawancara dan dokumentasi, Teknik analisis data peneliti menggunakan teori Implementasi Merielle S. Grindle. Hasil/Temuan: implementasi program TKM telah dilaksanakan dengan baik namun masih belum mencapai target dan ada beberapa hambatan seperti kurangnya sosialisasi, keterbatasan anggaran, dan keterbatasan sumber daya manusia. Saran Peneliti perlu diadakan evaluasi berkelanjutan, penyuluhan yang luas dan intensif, dan penyesuaian program. Kesimpulan: implementasi program TKM belum dijalankan secara optimal, yang memungkinkan peneliti untuk menyimpulkan bahwa dari perspektif kedua dimensi teori Merilee S. Grindle, yakni dimensi Isi Kebijakan dan dimensi Lingkungan, pelaksanaan program TKM di Kabupaten Pinrang belum berjalan secara optimal. Karena masih menghadapi beberapa tantangan.