=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193531 =005 20260206100611 =035 ##$$a 0010-0226000615 =245 1#$$a PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGADUAN PELAYANAN PUBLIK MELALUI INOVASI (SP4N-LAPOR) DI KABUPATEN SUKOHARJO PROVINSI JAWA TENGAH : $b SP4N-LAPOR /$c Muhammad Nur Fahasen =100 #$$a Muhammad Nur Fahasen =250 ##$$a - =300 ##$$a 14 hlm : $b ILUS ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19047 =700 #$$a Meltarini =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352.160 959 826 94 =084 ##$$a 352.160 959 826 94 MUH p =020 ##$$a - =600 #4$$a Pemerintahan Kota =520 ##$$a Masyarakat Indonesia selama ini menghadapi berbagai masalah dalam menyampaikan pengaduan terkait pelayanan publik. Penulis berfokus pada rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pengaduan pelayanan publik yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Menurut data yang tercatat oleh Diskominfo Kabupaten Sukoharjo menunjukkan masih sedikitnya partisipasi masyarakat melalui aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (SP4N-LAPOR) dalam menyampaikan aspirasi/aduan terkait pelayanan publik di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk partisipasi masyarakat serta apa yang menjadi hambatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi/aduan melalui inovasi SP4N-LAPOR di Kabupaten Sukoharjo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu partisipasi masyarakat dalam aplikasi SP4N-LAPOR dalam pengambilan keputusan tergolong cukup, pada pelaksanaan berjalan lancar, pemanfaatan hasil tergolong baik, dan evaluasi tergolong baik meskipun masih terkendala dengan tingkat kesadaran beberapa masyarakat yang masih rendah dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai aplikasi SP4N-LAPOR sebagai sarana pengaduan. Kesimpulan: Partisipasi masyarakat pelapor melalui aplikasi SP4N-LAPOR di Kabupaten Sukoharjo telah berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan adanya kolaborasi yang baik dari penyelenggara SP4N-LAPOR dengan pemerintah setempat dalam menindaklanjuti kasus masalah yang dilaporkan oleh masyarakat. Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelayanan publik, disarankan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan penyebarluasan akses panyaluran aspirasi melalui media sosial sehingga bisa meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aplikasi SP4N-LAPOR sebagai sarana pengaduan.