=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193533 =005 20260206100908 =035 ##$$a 0010-0226000617 =245 1#$$a PEMBINAAN DAN PENGAWASAN ORGANISASI MASYARAKAT OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITK DI PROVINSI DKI JAKARTA : $b SP4N-LAPOR /$c Atmojo Irham Tri =100 #$$a Atmojo Irham Tri =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18005 =700 #$$a Romi Saputram =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 361.659 822 =084 ##$$a 361.659 822 ATM p =020 ##$$a - =600 #4$$a kebijakan pemerintah =520 ##$$a Penelitian ini berfokus pada kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan aktivitas organisasi masyarakat (Ormas). Meskipun regulasi telah ada, isu pemantauan dan kepatuhan tetap persisten karena kesadaran dan partisipasi yang terbatas dari Ormas itu sendiri. Studi ini mengeksplorasi mekanisme pengawasan yang ada, mengidentifikasi faktor penghambat, dan mengevaluasi efektivitas upaya tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengkaji menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana pengawasan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ke ormas di Provinsi DKI Jakarta. Metode: Studi ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif untuk menganalisis secara mendalam fungsi pengawasan oleh Kesbangpol. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pemangku kepentingan kunci dan analisis dokumen, memastikan pemahaman menyeluruh tentang proses pengawasan. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa Kesbangpol berperan aktif dalam mengawasi aktivitas Ormas, namun ada tantangan signifikan terkait kepatuhan Ormas terhadap persyaratan pelaporan. Hal ini seringkali berasal dari kurangnya kesadaran tentang pentingnya proses tersebut. Kesimpulan: Meskipun kerangka pengawasan yang kuat, efikasi dari langkah-langkah ini terkompromi oleh keterlibatan yang tidak memadai dari Ormas itu sendiri. Disarankan untuk meningkatkan program kesadaran dan memperbaiki komunikasi antara badan pengawas dan Ormas untuk mendorong kepatuhan yang lebih baik dan pengawasan yang efektif.