=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193565 =005 20260206104603 =035 ##$$a 0010-0226000649 =245 1#$$a TRANSFORMASI PENGELOLAAN SISTEM KEUANGAN DESA (SISKEUDES) BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU /$c Yunita Widya Caroline =100 #$$a Yunita Widya Caroline =250 ##$$a - =300 ##$$a 15 hlm : $b Ilust ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16953 =700 #$$a Asep Hendra =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 353.559 814 152 =084 ##$$a 353.559 814 152 YUN t =020 ##$$a - =650 #4$$a Administrasi Kependudukan =520 ##$$a Permasalahan (GAP): Adanya permasalahan pengelolaan keuangan desa yang terus terjadi karena kesalahan administratif dan keterlambatan waktu pada pelaporan keuangan desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Indragiri Hilir menyebabkan pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Indragiri Hilir Nomor: Ktps.149/I/HK-2022 tahun 2022 tentang Penetapan Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir. Menindaklanjuti hal tersebut, transformasi pengelolaan sistem keuangan desa (siskeudes) berbasis digital mulai dijalankan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Indragiri Hilir. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami Transformasi Pengelolaan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Berbasis Digital, untuk mengetahui dan memahami kendala dari Transformasi Pengelolaan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Berbasis Digital, serta mengetahui dan memahami upaya yang dilakukan pemerintah terkait penyelesaian kendala Transformasi Pengelolaan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Berbasis Digital di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan penulis yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil/Temuan: menunjukkan bahwa transformasi pengelolaan sistem keuangan desa (siskeudes) berbasis digital sudah berjalan dengan baik namun masih ditemukan beberapa kendala. Kesimpulan: Kesimpulannya yaitu kendala yang ditemui dalam transformasi pengelolaan sistem keuangan desa (siskeudes) berbasis digital yaitu, jaringan yang tidak merata, kurangnya sumber daya manusia yang mendukung, sarana dan prasarana yang kurang memadai. Upaya yang dilakukan adalah dengan menyediakan jaringan internet berupa wifi, memberikan pelatihan dalam bentuk bimbingan teknis dan membuat surat pemenuhan sarana prasarana.