=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193578 =005 20260206110638 =035 ##$$a 0010-0226000662 =245 1#$$a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI PROGRAM KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) DI KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR : $b - /$c Ariskha Oktavia =100 #$$a Ariskha Oktavia =250 ##$$a - =300 ##$$a 10 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18941 =700 #$$a Abdul Halim =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 307.159 868 62 =084 ##$$a 307.159 868 62 ARI p =020 ##$$a - =650 #4$$a pemberdayaan masyarakat =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Kupang merupakan salah satu kabupaten yang memiliki angka kemiskinan tertinggi ketiga di provinsi Nusa Tenggara Timur sehingga diperlukan program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di Kabupaten Kupang salah satunya program Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Tujuan: untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat miskin melalui program Kelompok Usaha Bersama, kendala yang menghambat pemberdayaan masyarakat dan upaya untuk mengatsi hambatan tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasiert. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan msyarakat miskin melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kabupaten Kupang berjalan sesuai dengan empat dimensi pemberdayaan menurut Najiyati yaitu pertama kesetaraan yang menjawab analisis mengenai hak dan kewajiban serta keadilan dalam pemberdayaan, kedua partisipatif yang menunjukan hasil keterilbatan masyarakat dengan pemerintah dalam hal perencanaan sampai dengan evaluasi, ketiga keswadayaan menunjukan hasil bahwa masyarakat bisa mengambil keputusan untuk hidupnya kedepan agar bisa mandiri, dan terakhir berkelanjutan yang menunjukan hasil bahwa pemberdayaan melalui program KUBE berlangsung untuk jangka panjang dan pengelolaan program yang berkelanjutan sesuai dengan tujuan pemberdayaan. Kesimpulan: Meskipun masih ada beberapa hambatan yang terjadi dalam proses pemberdayaan masyarakat miskin melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur tetapi program pemberdayaan ini berjalan cukup baik.