=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193586 =005 20260206113228 =035 ##$$a 0010-0226000670 =245 1#$$a PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) UNTUK MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN ENDE PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR : $b - /$c Irfan Irenius Dwi Apriyanto Ananda Salim =100 #$$a Irfan Irenius Dwi Apriyanto Ananda Salim =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18736 =700 #$$a Hendrawati Hamid =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352.175 986 833 =084 ##$$a 352.175 986 833 IRF p =020 ##$$a - =650 #4$$a administrasi desa =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan ketidakmampuan desa dalam menganalisa dan memanfaatkan potensi yang ada di desa sehingga menyebabkan tidak berkembangnya BUMDes. Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan topik dari penelitian ini. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data, menganalisis, dan menghasilkan temuan yang dapat memberikan gambaran umum mengenai partisipasi masyarakat dalam pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengidentifikasi penghambat, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk melewati hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mencakup teknik deskriptif dan analisis terhadap pemberdayaan masyarakat menurut teori Adi Fahrudin (2014) yaitu Partisipasi Pikiran/Ide, Partisipasi Keterampilan dan Kemahiran, dan Partisipasi Sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan Tiga metode pengumpulan data digunakan yaitu wawancara mendalam terhadap 22 responden, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis mulai dari reduksi data, diikuti dengan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Menurut temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yakni Pemerintah Daerah Kabupaten Ende melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa telah berupaya untuk meningkatkan partsipasi masyarakat dalam pengembangan BUMDes. Meskipun demikian, masih ada hambatan dalam implementasi program ini. Kesimpulan: Partsipasi masyarakat dalam pengembangan BUMDes untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ende sejauh ini belum berjalan secara optimal. Guna meningkatkan hal tersebut disarankan untuk setiap desa agar mampu memanfaatkan potensi yang ada di desa untuk membentuk unit-unit usaha BUMDes sesuai ciri khas masing-masing. Sosialisasi terkait BUMDes kepada msyarakat desa perlu ditingkatkan serta setiap desa perlu memperhatikan system regenerasi dalam kepengurusan BUMDes. Melakukan pelatihan rutin kepada Tenaga Pendamping Teknis Kecamatan, Pendamping Lapangan Desa dan Tenaga Ahli.Peningkatan kerjasama dengan pihak ketiga serta melaksanakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM serta kesadaran kaum milenial dalam membangun desa. Masyarakat harus membuka diri terhadap perubahan dunia yang sangat cepat dan berkreasi namun tidak menghilangkan nilai budaya yang ada.