=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193592 =005 20260206120634 =035 ##$$a 0010-0226000676 =245 1#$$a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KAMPUNG TEMATIK BERBASIS WISATA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DI KAMPUNG BEKELIR KELURAHAN BABAKAN KOTA TANGERANG : $b - /$c Syafia Nurmawadah Hernata =100 #$$a Syafia Nurmawadah Hernata =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19444 =700 #$$a Abdurohim =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 307.159 823 22 =084 ##$$a 307.159 823 22 SYA p =020 ##$$a - =650 #4$$a pemberdayaan masyarakat =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): . Program Kampung Tematik merupakan program yang dibuat untuk menanggulangi kemiskinan dan perbaikan lingkungan kumuh yang ada di Kota Tangerang. Adapun permasalahan dalam berjalannya program Kampung Tematik di Kampung Bekelir Kelurahan Babakan Kota Tangerang adalah menurunya jumlah wisatawan setiap tahunnya akibat dari kurangnya promosi dan menurunnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan pelatihan yang diberikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang akibat dari jadwal pelatihan yang tidak menentu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat melalui program Kampung Tematik berbasis wisata dengan mengacu pada teori pemberdayaan Najiyati dimana terdapat empat prinsip dalam melakukan pemberdayaan masyarakat yaitu, prinsip kesetaraan, prinsip partisipasi, prinsip kemandirian, prinsip berkelanjutan. Metode: Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: pemberdayaan masyarakat melalui program Kampung Tematik berbasis wisata dalam pelaksanaanya belum memenuhi empat prinsip kesetaraan, prinsip partisipasi, prinsip kemandirian, prinsip berkelanjutan dari teori Najiyati (2014). Dengan belum terpenuhinnya keempat prinsip tersebut dapat dikatakan program Kampung Tematik berbasis wisata di Kampung Bekelir belum berjalan dengan optimal. Kesimpulan: perlu adanya upaya dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang dalam mengatasi faktor penghambat serta menjalankan pemberdayaan masyarakat dalam program kampung tematik ini agar kegiatan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik serta dapat meningkatkan wisatawan yang berkunjung ke Kampung Bekelir.