=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193619 =005 20260206011315 =035 ##$$a 0010-0226000703 =245 1#$$a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN OLEH DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA : $b - /$c Fernandita Marsela Alom =100 #$$a Fernandita Marsela Alom =250 ##$$a - =300 ##$$a 14 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19860 =700 #$$a Eko Budi Santos =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 307.159 881 74 =084 ##$$a 307.159 881 74 FER p =020 ##$$a - =650 #4$$a pemberdayaan masyarakat =520 ##$$a Latar Belakang (GAP): Pemberdayaan Masyarakat adalah program yang dimiliki oleh dinas perikanan sebagai suatu hasil dari rapat yang dilaksanakan bersama Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan pada tahun 2017 di Kota Jayapura. Namun, belum terciptanya efisiensi kerja bagi para nelayan sekitar. Melihat hal ini, maka program pemberdayaan masyarakat bagi nelayan menjadi fokus utama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat nelayan yang ada di Kota Jayapura, mengetahui apa saja faktor penghambat yang ada, serta mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat yang ada. Metode: Teori yang digunakan oleh peneliti yaitu teori pemberdayaan oleh Totok Mardikanto dengan 4 dimensi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, data yang diperoleh dijadikan uraian, disajikan, dan ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Penelitian yang dilakukan memperoleh hasil yang menunjukkan bahwa pemberdayaan terhadap masyarakat nelayan yang ada di Kota Jayapura dalam pelaksanaannya ditemukan beberapa kendala yang masih dihadapi. Terdapat hambatan yang dihadapkan pada kendala kelembagaan nelayan berdasarkan etnis, kurangnya sumber daya manusia yang belum memadai, sendi-sendi kelembagaan nelayan yang masih tertinggal, penyaluran modal yang masih terhambat, serta belum adanya renovasi terhadap sarana dan prasarana penunjang pemberdayaan terhadap masyarakat nelayan di Kota Jayapura. Kesimpulan: Hasil dari pemberdayaan masyarakat nelayan di Kota Jayapura telah mampu meningkatkan perekonomian para nelayan, namun belum dapat diimplementasikan secara optimal.