=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193622 =005 20260206011811 =035 ##$$a 0010-0226000706 =245 1#$$a UPAYA PENGEMBANGAN DESA WISATA UNTUK MENINGKATKAN KLASIFIKASI DESA WISATA DI DESA TIPANG KECAMATAN BAKTIRAJA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN PROVINSI SUMATERA UTARA : $b - /$c Hutasoit, Firsto Anju Bungaran =100 #$$a Hutasoit, Firsto Anju Bungaran =250 ##$$a - =300 ##$$a 17 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18476 =700 #$$a Sayuti =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 910.598 124 6 =084 ##$$a 910.598 124 6 HUT u =020 ##$$a - =650 #4$$a Kepariwisataan =520 ##$$a Permasalahan (GAP):Penelitian ini dilatarbelakangi terjadi penurunan klasifikasi Desa Wisata Tipang, dari desa wisata berkembang menjadi desa wisata rintisan. Hal ini disertai dengan kurangnya daya tarik, fasilitas wisata, partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan desa wisata. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui klasifikasi Desa Wisata Tipang serta untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya pengembangan desa wisata sehingga dapat meningkatkan klasifikasi desa wisata. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta menggunakan penilaian dalam menentukan klasifikasi desa wisata. Hasil/Temuan: Hasil penelitian, berdasarkan penilaian klasifikasi desa wisata, Desa Wisata Tipang mendapatkan nilai 39 yang berasal dari 22 indikator penilaian. Hal ini menunjukkan Desa Wisata Tipang masih dikategorikan pada Desa Wisata Rintisan. Upaya pengembangan desa wisata untuk meningkatkan klasifikasi desa wisata menjadi berkembang dalam pemanfaatan potensi Desa Wiata Tipang antara lain: Penambahan paket wisata, peningkatan kegiatan event berskala nasional maupun internasional, menyusun monografi desa yang berisikan rencana jangka menengah dalam pengembangan wisata, memetakan objek wisata yang memudahkan wisatawan, pembangunan fasilitas MICE, penyusunan konsep konservasi pelestarian lingkungan, penyusunan rencana tata ruang objek wisata, pemberian pelatihan tour guide kepada masyarakat setempat, pembuatan pembukuan keuangan hasil kunjungan wisatawan, dan kerjasama antara berbagai pihak dalam mengembangkan wisata serta membuat mitigasi bencana untuk keamanan wisatawan. Kesimpulan: Untuk itu sesuai hasil penilaian tersebut, terdapat beberapa indikator yang bernilai rendah untuk dapat ditingkatkan. Berbagai Upaya dilakukan dalam pengembangan Desa Wisata Tipang melalui komponen atraksi, amenitas, aksesibilitas dan sumber daya manusia, masyarakat dan manajemen industri yang dengan pemanfaatan potensi dan perencanaan yang baik maka klasifikasi Desa Wisata Tipang dapat ditingkatkan ke yang lebih baik lagi.