=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193628 =005 20260206013055 =035 ##$$a 0010-0226000712 =245 1#$$a PERAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM PENGEMBANGAN KAPASITAS BAGI PENGURUS BUMDES SEJAHTERA TANJUNGMOJO DI KECAMATAN KANGKUNG, KABUPATEN KENDAL : $b - /$c Muhammad Danu Pranowo =100 #$$a Muhammad Danu Pranowo =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17873 =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352.175 982 634 =084 ##$$a 352.175 982 634 MUH p =020 ##$$a - =650 #4$$a administrasi desa =520 ##$$a Permasalahan (GAP): Potensi SDA dan SDM yang ada di desa kita ketahui dangatlah banyak, sehingga pemerintah melahirkan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sebagai lembaga ekonomi yang didirikan oleh pemerintah sebagai langkah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Akan tetapi, seringkali SDM pengurusnya tidak memiliki kompetensi yang mumpuni akibat dari rendahnya latar belakang pendidikan. Oleh karena itu, Dispermasdes memberikan fasilitas pelatihan bagi pengurus BUMDes untuk mengembangkan kapasitas pengurus tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Dispermasdes dalam pegembangan kapasitas pengurus BUMDes Sejahtera Tanjungmojo dan untuk mengetahui kendala serta upaya dalam pelaksanaannya. Metode: Metode penelitiannya adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, sedangkan teknikpengumpulan data melalui studi pustaka dan studi lapangan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan sebanyak 5 orang yang telah ditentukan melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitiannya dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Kemudian hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 6 (enam) indikator, hanya satu indikator yang belum berjalan maksimal, yakni dasar hukum yang masih dalam pembuatan. Kesimpulan: Kesimpulannya adalah pelaksanaan peran Dispermasdes dalam pengembangan kapasitas pengurus BUMDes Sejahtera Tanjungmojo berjalan cukup maksimal, baik itu dari segi peran aktif, partisipatif, dan pasif (Teori Peran, Soekanto) sehingga sejauh ini BUMDes Sejahtera Tanjungmojo sedang merangkak menuju BUMDes maju