=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193629 =005 20260206013219 =035 ##$$a 0010-0226000713 =245 1#$$a PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PROGRAM GERAKAN MEMILAH SAMPAH (GEMAS) DI KELURAHAN BATUKOTA KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA : $b - /$c Rompas, Priskila Christina =100 #$$a Rompas, Priskila Christina =250 ##$$a - =300 ##$$a 11 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17175 =700 #$$a Dwi Indah Kartika =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 363.728 598 424 1 =084 ##$$a 363.728 598 424 1 ROM p =020 ##$$a - =650 #4$$a Permasalahan Sampah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Indonesia mengalami peningkatan dalam jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Semakin bertambahnya jumlah penduduk maka semakin bertambah pula jumlah sampah yang di produksi. Pemerintah berupaya mengurangi sampah dengan mengeluarkan program Gerakan Memilah Sampah (GEMAS). Tujuan: Partisipasi masyarakat berperan sangat penting dalam mengurangi sampah dan berpartisipasi dalam program yang dikeluarkan oleh pemerintah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori partisipasi masyarakat oleh Sastropoetro dan Roger A Hart (1988). Dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Partisipasi masyarakat dalam memberikan buah pikiran dan dalam memberikan tenaga sudah terbilang baik, masyarakat membayar iuran untuk sampah. Namun partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui program Gerakan Memilah Sampah (GEMAS) yang ditetapkan belum terlaksana dengan baik. Kesimpulan: Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah terbilang sudah cukup baik namun dalam pelaksanaan program pemerintah Gerakan Memilah Sampah (GEMAS) belum berjalan dengan efektif. Adapun beberapa saran guna meningkatkan partisipasi Masyarakat dalam program Gerakan Memilah Sampah (GEMAS) yaitu penyediaan sarana prasarana yang menunjang program GEMAS, penanaman rasa kepedulian terhadap lingkungan yang harus ditingkatkan, dan pemerataan penyebaran informasi mengenai kegiatan pemilahan sampah.