=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193718 =005 20260209100133 =035 ##$$a 0010-0226000802 =245 1#$$a KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI PERIZINAN NON BERUSAHA MELALUI SICANTIK DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN DHARMASRAYA /$c HARAHAP, CHINDY FEBRIRA =100 #$$a HARAHAP, CHINDY FEBRIRA =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b Ilust ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18852 =700 #$$a Sampara Lukman =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352.385 981 332 =084 ##$$a 352.385 981 332 HAR k =020 ##$$a - =650 #4$$a Kualitas Pelayanan =520 ##$$a Permasalahan (GAP): Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu untuk Publik atau biasa disebut SICANTIK berupa sistem cloud untuk layanan perizinan non-berusaha dan non-perizinan yang dapat digunakan oleh instansi pemerintah secara gratis. Terkhususnya di Kabupaten Dharmasraya 2 SICANTIK digunakan untuk mempermudah Masyarakat dalam pembuatan surat tenaga Kesehatan dan surat izin penelitian. Tujuan: Tujuan dari penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan kualitas pelayanan administrasi perizinan non berusaha melalui SICANTIK, hambatan, dan upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik anaIisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 indikator yang digunakan untuk mengetahui kualitas pelayanan hanya terdapat 12 indikator yang memenuhi standar kualitas pelayanan. Sedangkan hambatannya belum seluruhnya masyarakat mengetahui aplikasi pelayanan ini, kurangnya sarana dan prasarana, aplikasi yang belum sempurna, dan kualitas sumber daya manusia yang masih kurang. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Dharmasraya untuk mengatasi hambatan adalah dengan melaksanakan sosialisasi secara kontinu, menambah sarana dan prasarana, mengirimkan perwakilan di setiap kantor desa atau kelurahan, serta memberikan pelatihan secara bertahap untuk para pegawai. Kesimpulan: Kesimpulannya, Kualitas Pelayanan administrasi perizinan non berusaha melalui SICANTIK di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Dharmasraya sudah dapat dinilai baik. Namun, terdapat beberapa hambatan yang harus diselesaikan