=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193773 =005 20260209040710 =035 ##$$a 0010-0226000857 =245 1#$$a PERLINDUNGAN SOSIAL MELALUI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KELURAHAN WAGOM DISTRIK PARIWARI KABUPATEN FAKFAK PROVINSI PAPUA BARAT /$c Kristopel Philipus Uswanas =100 #$$a Kristopel Philipus Uswanas =250 ##$$a - =300 ##$$a 9 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15694 =700 #$$a Sutiyo =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 362.959 883 21 =084 ##$$a 362.959 883 21 KRI p =020 ##$$a - =650 #4$$a Kesejahteraan dan Permasalahan Sosial =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan perlindungan sosial dengan memberikan bantuan social bersyarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu untuk keluarga kurang mampu yang telah ditetapkan sebagai keluarga penerima program keluarga harapan. Pertama kalinya dimulainya program keluarga pada tahun 2007 yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia sebagai bantuan tunai bersyarat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perlindungan Sosial melalui PKH di Kelurahan Wagom Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak, persoalan yang terjadi dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi persoalan yang ada di lapangan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara,observasi dan dokumentasi. Hasil: Perlindungan Sosial melalui PKH di Kelurahan Wagom Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kemiskinan. Program ini memberikan bantuan kepada peserta PKH yang telah terpilih seperti keluarga miskin dengan anggota keluarga ibu hamil/nifas, anak (SD,SMP,SMA), Lansia dan disabilitas dengan ketentuan dan syarat yang harus dipenuhi oleh penerima bantuan. Kesimpulan: Hasil Penelitian ini mengungkapkan bahwa perlindungan social melalaui PKH di Kelurahan Wagom sudah berjalan dengan baik, terlihat dari proses kegiatan pertemuan awal, sosialisasi pendamping, pencairan bantuan, pemutakhiran data dan verifikasi komitmen peserta. Serta persoalan yang dihadapi selama pelaksanaan PKH di lapangan, persoalan tersebut berdasarkan fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta masalah dalam proses pendataan. Upaya yang dilakukan yaitu peningkatan sosialisasi,peningkatan pelayanan dan penyempurnaan data.