=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193787 =005 20260210083706 =035 ##$$a 0010-0226000871 =245 1#$$a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT PERDESAAN DI DESA JLUMBANG KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN KEDIRI /$c ALAN DWI HADI SAPUTRO =100 #$$a ALAN DWI HADI SAPUTRO =250 ##$$a - =300 ##$$a 10 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14960 =700 #$$a Heru Sulistiyo =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 363.615 982 825 =084 ##$$a 363.615 982 825 ALA p =020 ##$$a - =650 #4$$a Air Bersih =520 ##$$a Sebagai pelayanan publik yang mendasar, pelayanan air minum dan sanitasi sudah menjadi urusan wajib bagi Pemerintah Daerah. Dalam menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk mendukung kapasitas Pemerintah Daerah. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Program PAMSIMAS di beberapa desa di Kabupaten Kediri yang pasif atau mati dan Desa Jlumbang Kecamatan Kandangan merupakan salah satu desa yang pasif dan memiliki permasalahan yang paling parah. Tujuan: Tujuan penelitian yaitu mengetahui sejauh mana pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat perdesaan di desa Jlumbang kecamatan Kandangan Kaupaten Kediri. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berdasarkan pendapat Mardikanto (2019:113-117) yang memiliki empat pokok upaya pemberdayaan masyarakat yaitu Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina Kelembagaan. Prosedur penginputan data menggunakan metode obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat perdesaan di Desa Jlumbang belum maksimal karena masih ditemukannya kendala dalam program Pamsimas yaitu biaya operasioal yang mahal untuk desa dengan pengguna sedikit. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat perdesaan di Desa Jlumbang Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri dalam pelaksanaanya secara umum sudah berjalan dengan baik; Bina Manusia Sudah sering mengadakan BimTek untuk pengembangan kapasitas individu tidak hanya di Desa Jlumbang tapi seluruh desa yang ada di Kabupaten Kediri, Bina Usaha dengan memasukkan KP SPAMS dalam unit Badan Usaha Milik Desa mereka sehingga hasil dari program ini dapat menjadi Pendapatan Asli Desa bagi Desa Jlumbang, Bina Kelembagaan yaitu aktifnya lembaga dan organisasi yang ada di Desa Jlumbang untuk saling bahu membahu membantu kelancaran program Pamsimas, Bina Lingkungan dalam bidang pelestarian lingkungan hijau masih perlu ditingkatkan kembali karena untuk lingkungan di sekitar Desa Jlumbang tidak memiliki sumber mata air sehingga Desa Jlumbang belum bisa memiliki aliran air bersih sendiri.