=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193827 =005 20260210093103 =035 ##$$a 0010-0226000911 =245 1#$$a KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DALAM PENGELOLAAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH /$c Abiad Kurnia Ramadhan =100 #$$a Abiad Kurnia Ramadhan =250 ##$$a - =300 ##$$a 10 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19969 =700 #$$a Helwani =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352.745 981 842 =084 ##$$a 352.745 981 842 ABI k =020 ##$$a - =650 #4$$a Kinerja Instansi Pemerintah =520 ##$$a Latar Belakang (GAP): Dinas Pekerjaan Umum (DPU) memiliki peran yang sangat penting dalam mengelola infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan evaluasi komprehensif terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dalam bidang ini, menilai efektivitas dan efisiensi inisiatif mereka dalam memelihara dan meningkatkan infrastruktur jalan. Tujuan: Melalui analisis kualitatif yang diperoleh dari wawancara, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi oleh Dinas Pekerjaan Umum dalam upaya pengelolaan jalan, dengan harapan memberikan wawasan berharga tentang area-area yang memerlukan perhatian dan peningkatan, serta menjadi dasar bagi pengambilan keputusan yang berinformasi dan perencanaan strategis. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan induktif, menggunakan teori kinerja Robbins yang meliputi lima dimensi: kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas, dan kemandirian. Hasil/Temuan: Evaluasi menunjukkan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas di Kabupaten Pegunungan Bintang belum optimal, dengan dukungan masyarakat sebagai faktor pendukung dan kinerja Dinas Sosial yang kurang sebagai penghambat utama, disertai dengan ketidaktahuan masyarakat tentang peran Dinas Sosial, keengganan melapor, dan kekurangan anggaran dari Pemerintah Daerah. Kesimpulan 2 (Kesimpulan): Penelitian ini merekomendasikan agar Pemerintah memberikan anggaran dan program-program yang mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas di Distrik Oksibil, sehingga mereka dapat mandiri.