=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193842 =005 20260210094653 =035 ##$$a 0010-0226000926 =245 1#$$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELATIHAN KERJA DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DALAM MENGURANGI PENGANGGURAN TERBUKA DI KOTA PEMATANGSIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Tambunan, Kristophorus =100 #$$a Tambunan, Kristophorus =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19253 =700 #$$a Meliasta Hapri Tarigan =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 331.125 981 231 =084 ##$$a 331.125 981 231 TAM i =020 ##$$a - =650 #4$$a Kebijakan ketenagakerjaan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): (Berisi background yang melatarbelakangi penelitian). Penulis berfokus pada tingginya tingkat pengangguran terbuka di Kota Pematangsiantar mengakibatkan masyarakat miskin dan tindak kriminalitas meningkat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kebijakan Pelatihan Kerja dan Produktivitas tenaga Kerja dalam Mengurangi Pengangguran Terbuka di Kota Pematangsiantar beserta faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan implementasi kebijakan. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Edwards III (2016). Teknik penentuan informan dengan cara purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja dalam Mengurangi Pengangguran Terbuka di Kota Pematangsiantar cukup baik namun masih belum optimal. Kesimpulan: Implementasi kebijakan pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja dalam mengurangi pengangguran terbuka di Kota Pematangsiantar cukup baik namun belum optimal. Hal ini tampak dari beberapa indikator yang belum terlaksanakan dengan baik. Dimensi sumber daya yang tidak terpenuhi sesuai standart dan dimensi pengangkatan birokrasi.