=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193872 =005 20260210102429 =035 ##$$a 0010-0226000956 =245 1#$$a MANAJEMEN PASCA BENCANA BANJIR DI KABUPATEN ROTE NDAO PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR : $b - /$c Ey, Alfa Rellien =100 #$$a Ey, Alfa Rellien =250 ##$$a - =300 ##$$a 8 : $b Ilust. ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16987 =700 #$$a - =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 363.349 598 68 =084 ##$$a 363.349 598 68 EY, m =020 ##$$a - =650 #4$$a BENCANA BANJIR =520 ##$$a Penulis berfokus pada permasalahan keterlambatan dalam pelaksanaan manajemen pasca bencana banjir di Kabupaten Rote Ndao. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen pasca bencana banjir di Kabupaten Rote Ndao. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis terhadap manajemen menurut Teori George R. Terry. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (6 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu manajemen pasca bencana banjir di Kabupaten Rote Ndao mengalami keterlambatan disebabkan oleh beberapa faktor penghambat, rekonstruksi dilakukan tetapi belum optimal, upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi faktor penghambat manajemen pasca bencana banjir di Kabupaten Rote Ndao. Kesimpulan: Pelaksanaan manajemen pasca bencana banjir di Kabupaten Rote Ndao mengalami keterlambatan akibat faktor-faktor penghambat seperti kurangnya koordinasi, minimnya anggaran, kualitas sumber daya manusia yang belum optimal, keterbatasan jumlah pegawai, dan fasilitas yang belum memadai. Upaya perbaikan yang 2 direkomendasikan meliputi peningkatan koordinasi antar instansi terkait, peningkatan anggaran, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peningkatan fasilitas dan peralatan di BPBD Kabupaten Rote Ndao.