=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193875 =005 20260210102844 =035 ##$$a 0010-0226000959 =245 1#$$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU TANI DALAM MEMENUHI KETERJANGKAUAN PUPUK BERSUBSIDI DI KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Wira Abdillah Bintang =100 #$$a Wira Abdillah Bintang =300 ##$$a 15 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18025 =700 #$$a Baharuddin Thahir =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 338.109 598 128 1 =084 ##$$a 338.109 598 128 1 WIR i =650 #4$$a Ekonomi Pertanian =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Kartu Tani adalah sebuah kebijakan nasional di bidang pertanian yang digunakan untuk menebus pupuk bersubsidi. Penebusan pupuk dilakukan menggunakan Kartu Tani yang terintegrasi dengan perbankan sebagai media transaksi melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) di Kios Pengecer. Terdapat beberapa masalah atas tidak terpenuhinya keterjangkauan pupuk subsidi seperti keterbatasan anggaran subsidi pupuk, maladministrasi, ketidakpahaman petani terkait peraturan, pembatasan jenis pupuk dan jenis komoditas, terdapat pupuk ilegal, dan adanya ketidaksesuaian substansi peraturan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya mengatasi hambatan dalam Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif sesuai dengan teori Van Meter dan Van Horn (1975). Hasil/Temuan: Implementasi Program Kartu tani memiliki berbagai kendala diantaranya ialah kurangnya tingkat pemahaman petani akan kebijakan, adanya ketidaksinkronan peraturan, terdapat mesin EDC yang belum aktif serta sinyal yang belum memadai, masih banyaknya kartu tani yang belum aktif, tidak adanya inject kuota dari pihak BNI dan tidak adanya anggaran khusus dalam pelaksanaan Program Kartu Tani. Implementasi kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian, penebusan pupuk subsidi kembali secara manual menggunakan KTP.