=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193897 =005 20260210105338 =035 ##$$a 0010-0226000981 =245 1#$$a MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KEWIRAUSAHAAN SOSIAL (PROKUS) DI KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT : $b - /$c Faisal Fajar Putranto =100 #$$a Faisal Fajar Putranto =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15808 =700 #$$a - =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 307.159 824 31 =084 ##$$a 307.159 824 31 FAI m =020 ##$$a - =650 #4$$a Pemberdayaan Masyarakat =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Memajukan kewirausahaan di Indonesia memerlukan dukungan dan peran serta dari semua pihak. Makin banyak masyarakat yang berwirausaha dan mampu mengembangkan usahanya maka akan berdampak signifikan terhadap kemajuan perekonomian Indonesia.Program Kewirausahaan (ProKus) adalah program yang dibuat oleh Kementerian Sosial, dan dilaksanakan oleh Dinas Sosial dan lembaga-lembaga permodalan lainnya, dengan Tujuan dari adanya pemberdayaan masyarakat melalui Program Kewirausahaan Sosial (ProKus) adalah untuk mencetak calon kewirausahaan sosial KPM yang telah menerima manfaat dari Program Perlindungan dan Jaminan Sosial serta Program Rehabilitasi Sosial menjadi wirausaha yang berjiwa bisnis dan sosial, tangguh, mandiri, perduli dengan lingkungan social dan tidak bergantung kepada Bantuan Sosial yang diterima selama ini. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat melalui Program Kewirausahaan Sosial (ProKus) di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta menggunakan Teknik purposive sampling dengan informan berjumlah 11 orang yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara utuh atas Pemberdayaan masyarakat melalui Progam Kewirausahaan Sosial (ProKus) di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis selama kegiatan penelitian berlangsung dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengelola keuangan pada usaha di Jawa Barat masih bisa dibilang cukup rendah atau Kurang, sehingga pemberdayaan masyarakat melalui program kewirausahaan (ProKus) di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat merupakan solusi yang cukup efektif, Program Kewirausahaan Sosial (ProKus) ini sudah berjalan sesuai rencana meskipun hal tersebut dalam pelaksanaannya dinilai masih belum maksimal karena adanya beberapa faktor penghambat seperti singkatnya waktu pelaksanaan program. Kesimpulan: Kementerian Sosial sebagai leading sector program penanggulangan kemiskinan, berupaya melaksanakan pengurangan kemiskinan. Upaya tersebut diantaranya melalui menambah jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan mengadakan Program Kewirausahaan (ProKus). Upaya merespon permasalahan dan kebutuhan kelompok sasaran, ada 2 Metode yang digunakan dalam proses pemberdayaan ProKus yaitu 3 Metode Pendampingan Sosial dan Metode Inkubasi Bisnis. Sedangkan Model yang diterapkan meliputi, yaitu Model Integratif, dan Model Adaptif.