=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193929 =005 20260210113514 =035 ##$$a 0010-0226001013 =245 1#$$a STRATEGI PENANGANAN KERAWANAN PANGAN MELALUI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KOTA DENPASAR PROVINSI BALI : $b - /$c I Made Yoga Jaya Kusuma =100 #$$a I Made Yoga Jaya Kusuma =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 : $b - ; $c - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17983 =700 #$$a - =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 362.559 862 =084 ##$$a 362.559 862 I M s =020 ##$$a - =650 #4$$a bantuan sosial =520 ##$$a Kerawanan pangan merupakan suatu masalah sosial yang hingga saat ini masih sangat sulit untuk dipecahkan baik itu di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini menyebabkan perlu adanya strategi pada proses pembuatan kebijakan yang tepat serta berkesinambungan agar permasalahan ini mampu diatasi. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial sebagai pelaksana kebijakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sejak 2018 mengingat Kota Denpasar merupakan merupakan ibukota provinsi dengan kondisi sosial yang heterogen, termasuk fenomena kemiskinan, pengangguran dan kerawanan pangan di dalamnya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti terkait bagaimana Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai dalam mengatasi Kerawanan Pangan di Kota Denpasar. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dalam menangani kerawanan pangan melalui program Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Denpasar. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam strategi penanganan kerawanan pangan melalui program tersebut. Terakhir, penelitian ini berusaha untuk menemukan solusi atas kendala yang muncul dalam strategi penanganan kerawanan pangan melalui program Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Denpasar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kota Denpasar dengan teknik pemilihan informan secara Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan Triangulasi dalam menganalisis data. Hasil/Temuan: Adapun hasil daripada penelitian ini adalah mengetahui serta mendeskripsikan bagaimana implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Denpasar yang telah berjalan cukup baik sejak tahun 2018. Meskipun dikatakan sudah cukup baik, namun kenyataannya masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program ini seperti sarana yang kurang memadai, masih adanya masalah teknis dalam pelaksanaan program, serta upaya pemerintah untuk mengatasi masalah yang ada masih belum optimal. Kesimpulan: Meskipun terdapat permasalahan namun program bantuan ini cukup berdampak dalam penurunan tingkat kerawanan pangan di Kota Denpasar.