=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193945 =005 20260210012615 =035 ##$$a 0010-0226001029 =245 1#$$a INOVASI SISTEM PENGELOLAAN PENGADUAN PELAYANAN PUBLIK NASIONAL-LAYANAN ASPIRASI DAN PENGADUAN ONLINE RAKYAT (SP4N-LAPOR) DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI KOTA TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH : $b - /$c Agung Aulia Rachman =100 #$$a Agung Aulia Rachman =250 ##$$a - =300 ##$$a 11 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15403 =700 #$$a - =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 352.160 959 826 12 =084 ##$$a 352.160 959 826 12 AGU i =020 ##$$a - =650 #4$$a Administrasi Pemerintahan Kota =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Teknologi informasi telah merambah ke dalam organisasi dan bahkan telah mengurangi beban pekerjaan pegawai sehingga suatu organisasi yang telah mengimplementasikan peralatan canggih yang mendukung aktivitas pegawainya akan memberikan output yang bermanfaat bagi organisasi, terutama dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, optimalisasi pemberian pelayanan publik. Perkembangan Informasi yang sangat pesat juga mendapat respon oleh Pemerintah Kota Tegal, yang mana saat ini masyarakat telah terbiasa dan paham menggunakan berbagai saluran komunikasi melalui media sosial, telepon seluler dan website. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui dan mendeskripsikan mengetahui partisipasi masyaraat pada inovasi SP4NLAPOR di Kota Tegal. Metode: Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif melalui pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya Aplikasi SP4NLAPOR dapat meningkatkan pelayanan publik, sperti halnya masyarakat dapat melakukan interaksi aktif secara mudah terhadao pengaduannya yang belum di tindaklanjuti melalui WhatsApp Kota Tegal. Selain itu juga dapat memberikan efisiensi dan efektivitas melalui ketepatan waktu dalam mengelola pengaduan pelayanan publik, dengan jumlah 37 pengaduan SP4N-LAPOR yang telah selesai ditindaklanjuti, terdapat 27 pengaduan di tindaklanjuti kurang dari 10 hari sedangkan 10 pengaduan di tindaklanjuti lebih dari 10 hari sehingga belum sesuai SOP, untuk itu Diskominfo Kota Tegal hendaknya mampu mengatasi hal tersebut. Kesimpulan: Penggunaan Aplikasi SP4NLAPOR sebagai layanan aspirasi merupakan keputusan yang tepat, sebab dapat mempermudah masyarakat untuk melaporkan pengaduan. Kemudian Diskominfo Kota Tegal hendaknya menyebarluaskan informasi kepada masyarakat agar bisa mengoptimalkan pelaksanaan penggunaan Aplikasi SP4N-LAPOR sebagai sarana pengauan pelayanan publik. Selain itu penyelenggara Aplikasi SP4N-LAPOR dapat mengambil manfaat dari ketidakpuasan masyarakat terhadap poses pengaduan yang belum sesuai SOP, kritik diberikan sebagai upaya menyempurnakan Aplikasi SP4N-LAPOR sesuai kebutuan masyarakat. Sebagaimana hasil evaluasi yaitu dari 49 laporan melalui Aplikasi SP4N-LAPOR pada tahun 2022, 37 laporan selesai ditindaklanjuti yaitu pemeriksaan terhadap pelapor, sedangkan 12 laporan masih proses penelahan.