=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193998 =005 20260211090935 =035 ##$$a 0010-0226001082 =245 1#$$a ANALISIS KESIAPAN PENERAPAN E-GOVERNMENT DI KABUPATEN SOLOK SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT /$c Andika Firman =100 #$$a Andika Firman =300 ##$$a 14 hlm : $b illus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18892 =700 #$$a Ardieansyah =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 351.095 981 323 =084 ##$$a 351.095 981 323 AND a =650 #4$$a Administrasi Publik =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : alasan riset ini layak dan perlu dilakukan karena yang pertama, berdasarkan hasil kajian literatur belum ada riset yang mengkaji terkait kesiapan penerapan e-government. Kedua, kurangnya infrastruktur seperti ruang server dan command center. Ketiga kurangnya sumber daya manusia dalam bidang informasi teknologi. Keempat anggaran yang tergolong masih kurang untuk pengelolaan SPBE. Dan yang kelima, indeks SPBE yang memiliki predikat kurang dan masih jauh ketinggalan dari kota kabuapten di Sumatera Barat. Tujuan : Tujuan dari Penelitian ini adalah menganalisa kesiapan penerapan e-goverment yang berada dikabupaten Solok Selatan. Metode : penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara dengan wawancara semiterstruktur dan wawancara tidak terstruktur, observasi dan dokumentasi. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu purposive sampling. Peneliti menggunakan teknik analisis data dengan model analisis interaktif dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Temuan penelitian menunjukan bahwa dari Infrastruktur Telekomunikasi komputer di Diskominfo sudah cukup dan memadai dengan masih terdapat beberapa kendala jaringan dan infrastruktur yang belum adanya ruang server dan command center. Tingkat Konektivitas dan Penggunaan Teknologi Informasi oleh Pemerintah yang didasarkan pada fungsi pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan telah berjalan dengan baik. Kesiapan Sumber Daya Manusia khususnya bagian TI saat ini dinilai masih belum optimal. Ketersediaan Anggaran yang masih tergolong kurang. Pada penelitian ini peneliti memberikan saran agar adanya kebijakan yang jelas dan terperinci baik itu dalam tata kelola, infrastruktur dan pelaksanaan e-government. Sumber daya manusia yang harus dicukupkan dan disesuaikan dengan keahlian dan kebutuhan. Kapasitas anggaran penerapan SPBE yang harus ditingkatkan lagi untuk mengoptimalkan pelaksanaan. Infrastruktur pendukung yang harus lengkap dan memadai dan Masyarakat yang mempunyai pengetahuan literasi digital yang sesuai. Kesimpulan : Pada penelitian ini peneliti memberikan saran agar adanya kebijakan yang jelas dan terperinci baik itu dalam tata kelola, infrastruktur dan pelaksanaan e-government . Sumber daya manusia yang harus dicukupkan dan disesuaikan dengan keahlian dan kebutuhan. Kapasitas anggaran penerapan SPBE yang harus ditingkatkan lagiuntuk mengoptimalkan pelaksanaan. Infrastruktur pendukung yang harus lengkap dan memadai dan Masyarakat yang mempunyai pengetahuan literasi digital yang sesuai.