=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194033 =005 20260211100000 =035 ##$$a 0010-0226001117 =245 1#$$a STRATEGI BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PENDIDIKAN POLITIK BAGI ORGANISASI KEMASYARAKATAN DI KABUPATEN ACEH TIMUR PROVINSI ACEH /$c MUAMMAR KHADAVI =100 #$$a MUAMMAR KHADAVI =250 ##$$a - =300 ##$$a 8 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15400 =700 #$$a Meltarini =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 352.150 959 811 71 =084 ##$$a 352.150 959 811 71 MUA s =020 ##$$a - =650 #4$$a Administrasi Pemerintahan Daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penulis berfokus pada permasalahan strategi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam memberikan pendidikan politik bagi organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam memberikan pendidikan politik kepada Organisasi Kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Timur dan untuk mengetahuikekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman yang dihadapi oleh Bakesbangpol dalam pendidikan politik terhadap Organisasi Kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Timur dan juga upaya dalam mengatasi permasalahan yang terjadi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu menjawab sebuah permasalahan secara mendalam dalam konteks waktu dan situasi yang bersangkutan, sesuai dengan kondisi objektif di lapangan dan adapun tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan objek pada masa sekarang secara kualitatif data yang diperoleh dari penelitian. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder dengan jumlah informan 4 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Peneliti menemukan fakta-fakta berupa kurangnya anggaran dari Pemerintah Daerah untuk melaksanakan tugas dan fungsi pendidikan politik bagi Organisasi Kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh. Selain itu juga, peneliti menemukan fakta berupa kurangnya pegawai yang dimiliki oleh Kesbangpol dalam pelaksanaan tupoksi tersebut serta kurangnya kompetensi atau kemampuan yang dimiliki pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pendidikan politik bagi Organisasi Kemasyarakatan.Kesimpulan: Peneliti dari penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang dapat dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dabn Politik berupa memanfaatkan Organisasi Kemasyarakatan yang terdekat serta memberikan pelatihan kompetensi bagi pegawai yang ada. Dari kesimpulan tersebut, penulis menyarankan agar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dapat memanfaatkan media-media sosial yang ada dalam pemberian pendidikan politik bagi Organisasi Kemasyarakatan serta melakukan sosialisasi agar para Organisasi Kemasyarakatan dapat segera mendaftar ke Kesbangpol Kabupaten Aceh Timur. Kemasyarakatan.