=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194041 =005 20260211101034 =035 ##$$a 0010-0226001125 =245 1#$$a KINERJA LAPORAN KEUANGAN DINAS PERHUBUNGAN KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN PERIODE 2017-2021 /$c MUHAMMAD DEANDIE NOUFAL ENRICO =100 #$$a MUHAMMAD DEANDIE NOUFAL ENRICO =250 ##$$a - =300 ##$$a 10 hlm : $b Ilust ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14015 =700 #$$a Budi Margono =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 336 598 161 62 =084 ##$$a 336 598 161 62 MUH k =020 ##$$a - =650 #4$$a keuangan daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dinas Perhubungan Kota Palembang merupakan salah satu instansi sektor publik yang berada dalam ruang lingkup lembaga pemerintah, yang dalam kegiatan operasionalnya seluruh biaya yang digunakan oleh Dinas Perhubungan Kota Palembang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), sehingga sudah pasti bahwa Dinas Perhubungan Kota Palembang memegang prinsip efektivitas, efisiensi, dan ekonomis. Tujuan: Untuk mengetahui apakah prinsip tersebut telah dijalankan dengan baik.atau tidak, maka perlu dilakukan pengukuran terhadap kinerja keuangan karena di Dinas Perhubungan Kota Palembang sendiri tidak terdapat pengukuran khusus terhadap kinerja keuangan. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis tertarik melakukan penelitian mengenai kinerja keuangan dengan judul penelitian “Kinerja Laporan Keuangan Dinas Perhubungan Kota Palembang Sumatera Selatan Periode 2017- 2021” Penelitian ini menggunakan teori Ratnasari Haliyah Syamsuddin (2015:284-285) mengenai kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang selama tahun 2010-2014, adapun tujuannya untuk mengetahui kinerja keuangan melalui rasio kemandirian, rasio efektivitas, rasio efesiensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obsevarsi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan kinerja laporan keuangan Dinas Perhubungan Kota Palembang sudah dilaksanakan dengan baik namun masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Kesimpulan : Kesimpulannya bahwa Dinas Perhubungan Kota Palembang belum bisa merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama 2017-2021, dan hasil perhitungan kinerja keuangan disimpulkan bahwa Peforma Dinas Perhubungan Kota Palembang masih belum stabil. Dilihat dari hasil Rasio Kemandirian berada di kategori tinggi (Delegatif) yang artinya Dinas Perhubungan Kota Palembang sudah cukup baik namun masih membutuhkan bantuan Pemerintah Pusat, sedangkan jika dilihat dari Rasio Efektivitas berada dikategori kurang efektif dimana Dinas Perhubungan Kota Palembang kurang atau tidak mendekati target anggaran yang telah direncanakan, dan Rasio Efesiensi berada dikategori tidak efesien dimana Dinas Perhubungan Kota Palembang belum mampu memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya.