=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194088 =005 20260211105302 =035 ##$$a 0010-0226001172 =245 1#$$a KOLABORASI PEMERINTAHAN DALAM MELINDUNGI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK AKTIVITAS PEMBAKARAN BATU KAPUR DI KABUPATEN TUBAN PROVINSI JAWA TIMUR : $b - /$c Revanza Oktavia Widianingrum =100 #$$a Revanza Oktavia Widianingrum =250 ##$$a - =300 ##$$a 8 : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12929 =700 #$$a Muhammad Suhardi =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 363.759 828 =084 ##$$a 363.759 828 REV k =020 ##$$a - =650 #4$$a Perlindungan masyarakat terhadap risiko lingkungan =520 ##$$a Penulis berfokus pada permasalahan tentang banyaknya dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat yang timbul akibat aktivitas pmbakaran batu kapur di Kabupaten Tuban. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan kolaborasi pemerintah dalam menangani dampak negatif dari pembakaran batu kapur, mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala dalam penertiban industri pertambangan batu kapur serta upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dari kerusakan lingkungan yang diakibatkan 2 oleh pembakaran batu kapur. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah kolaborasi pemerintah dalam menangani dampak pembakaran batu kapur sudah terlaksana namun belum secara maksimal karena adanya kendala dalam pelaksanannya baik dari faktor internal maupun faktor eksternal organisasi pemerintahan. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam melindungi masyarakat terhadap dampak pembakaran batu kapur adalah pendataan jumlah dan pemetaan lokasi pembakaran batu kapur, pelaporan kepada pemerintah provinsi mengenai kondisi pembakaran batu kapur di Kabupaten Tuban, dan melakukan edukasi kepada masyarakat. Kesimpulan: Kolaborasi Pemerintahan di Kabupaten Tuban dalam melindungi masyarakat terhadap dampak pembakaran batu kapur masih kurang berjalan baik karena adanya perubahan pengalihan kewenangan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat sehingga pelaksanaan penertiban serta pengendalian tidak bisa terlaksana secara optimal. Agar kegiatan penertiban serta pengendalian dapat terlaksana secara baik disarankan untuk memberikan andil kepada pemerintah daerah untuk mengawasi pertambangan skala kecil dan memberikan fasilitas yang mendukung keselamatan kerja para pekerja pembakaran batu kapur untuk mengurangi dampak negatif industri pembakaran batu kapur.