=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194093 =005 20260211105723 =035 ##$$a 0010-0226001177 =245 1#$$a TINGKAT TRANSPARANSI INFORMASI PUBLIK PADA WEBSITE PPID DI KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG /$c Muhammad Syahbana =100 #$$a Muhammad Syahbana =300 ##$$a 14 hlm : $b illus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19584 =700 #$$a Helianus Rudianto =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 351.095 981 631 2 =084 ##$$a 351.095 981 631 2 MUH t =650 #4$$a Administrasi Publik =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemanfaatan teknologi informasi telah meningkatkan keterbukaan pemerintah dan mempermudah akses informasi bagi masyarakat. Melalui platform website PPID, informasi yang sebelumnya sulit dijangkau kini dapat diakses dengan lebih mudah, dari mana pun dan kapan pun. Tujuan: Tujuan utama dari keberadaan website PPID ini adalah untuk menyediakan informasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi dan keterbukaan. Aspek transparansi dapat diukur melalui beberapa indikator, termasuk penyediaan informasi, keterjangkauan informasi, mekanisme pengaduan, dan aliran informasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi pengaruh masing-masing indikator tersebut terhadap tingkat transparansi informasi. Metode: Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis dampak dari indikator-indikator transparansi tersebut terhadap tingkat keterbukaan informasi di Kabupaten Bangka. Hasil/Temuan: Penyediaan informasi yang akurat dan komprehensif memiliki dampak signifikan terhadap transparansi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X1 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 22,6%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Kemudahan akses informasi berpengaruh signifikan terhadap transparansi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X2 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 33,9%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Mekanisme pengaduan yang transparan berpengaruh signifikan terhadap transparansi informasi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X3 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 46,9%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Peningkatan arus informasi memiliki dampak signifikan terhadap transparansi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X4 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 42,1%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Kesimpulan: Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa setiap indikator transparansi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat transparansi informasi di Kabupaten Bangka.