=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194097 =005 20260211110153 =035 ##$$a 0010-0226001181 =245 1#$$a PENERAPAN DALIHAN NA TOLU PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2018 DI KOTA PADANGSIDIMPUAN PROVINSI SUMATERA UTARA : $b - /$c Nainggolan, Rikho Arianto =100 #$$a Nainggolan, Rikho Arianto =250 ##$$a - =300 ##$$a 15 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16208 =700 #$$a - =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 324.959 812 71 =084 ##$$a 324.959 812 71 NAI p =020 ##$$a - =650 #4$$a Pilkada =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) :Penelitian ini dilatar belakangi oleh Penerapan Dalihan Na Tolu pada pemilihan kepala daerah tahun 2018 di Kota Padangsidimpuan, Dalihan Na Tolu merupakan sebuah falsafah masyarakat batak yang diikat dengan hubungan kekerabatan dan kemudian Dalihan Na Tolu ini digunakan sebagai alat untuk berpolitik pada pemilihan kepala daerah di Kota Padangsidimpuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan merumuskan penerapan Dalihan Na Tolu dalam proses Demokrasi dan untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat penerapan Dalihan Na Tolu dalam pemilihan kepala daerah di Kota Padangsidimpuan. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi fenomena yang akan di teliti menguraikan data-data yang bersangkutan terhadap penerapan Dalihan Na Tolu di Kota Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa penerapan Dalihan Na Tolu melalui aktifitas, aksi, tindakan dan mekanisme atau sistem kemargaan berpengaruh terhadap Peningkatan suara pasangan calon. Faktor pendukung penerapan Dalihan Na Tolu itu adalah masyarakat Kota Padangsidimpuan yang mayoritas suku batak, dan masyarakat batak Kota Padangsidimpuan masih sangat kental dan menghargai adat istiadat. Sedangkan faktor penghambat penerapan Masyarakat Kota Padangsidimpuan masih ada yang menggunakan politik identitas dalam berpolitik. Kesimpulan : Bahwa penerapan Dalihan Na Tolu sangat berpengaruh terhadap peningkatan suara pasangan calon walikota Kota Padangsidimpuan dan tidak menyeleweng dari demokrasi.