=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194134 =005 20260211011916 =035 ##$$a 0010-0226001218 =245 1#$$a DISEMINASI INFORMASI PELAYANAN PARIWISATA MELALUI WEBSITE DI DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN OGAN KOMERING ULU PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c M. DAFFA PUTRA YUDHA PRAWIRA =100 #$$a M. DAFFA PUTRA YUDHA PRAWIRA =250 ##$$a - =300 ##$$a 11 hlm : $b Ilust ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16078 =700 #$$a . Karno =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 353. 759 816 111 =084 ##$$a 353. 759 816 111 M. d =020 ##$$a - =650 #4$$a Pariwisata =520 ##$$a Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin maju, banyak hal yang bisa dilakukan secara cepat, mudah, dan terjangkau. Inovasi dan pembaharuan di berbagai bidang juga semakin banyak dilakukan dengan mengadopsi unsur luar atau hal-hal baru yang memang memiliki potensi untuk dikembangkan. Pariwisata merupakan kegiatan perjalanan yang mengunjungi suatu objek menarik. Tujuan: tujuan penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui upaya diseminasi Disparbud dalam menangani informasi terkait pariwisata melalui website di Disparbud Kabupaten Ogan Komering Ulu. Metode: Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif untuk bisa mendapatkan data yang dapat menunjukkan secara jelas dan spesifik bagaimana kondisi di tempat penelitian dengan metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan wawancara, observasi serta dokumentasi dan diseminasi informasi menurut teori Ordonez and Serrat. Adapun langkah langkah yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang. Hasil/Temuan: Dari hasil analisis peneliti maka dapat diketahui bahwa diseminasi informasi pelayanan pariwisata berbasis website di Dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten ogan komering ulu sudah baik, tetapi pelayanan yang dilaksanakan belum maksimal karena website ini masih belum terlalu memiliki informasi terkait dengan pariwisata di kabupaten ogan komering ulu serta masih kurangnya pengetahuan masyrakat akan keberadaan website disparbud kabupaten ogan komering ulu. Akan tetapi ada beberapa faktor yang menghambat berkembangan nya pelayanan melalui website ini seperti kekurangan anggaran dalam pengembangan website, sehingga website dinas pariwisata dan kebudayaan kurang berkembang. Kemudian faktor lainnya adalah kurangnya ahli it dalam pengembangan website tersebut sehingga menjadi hambatan dalam mengembangkan website. Adapun saran dari peneliti yaitu melaksanakan sosialisasi serta memperhatikan perkembangan teknologi. Kesimpulan: diseminasi informasi pelayanan pariwisata berbasis website di Dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten ogan komering ulu sudah baik sesuai dengan teori diseminasi ordonez and serrat, karena secara keseluruhannya dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten ogan komering ulu telah melaksanakan tugasnya dengan baik, tetapi pelayanan yang dilaksanakan belum maksimal karena website ini masih belum terlalu memiliki informasi terkait dengan pariwisata di kabupaten ogan komering ulu serta masih kurangnya pengetahuan masyrakat akan keberadaan website disparbud kabupaten ogan komering ulu.