=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194174 =005 20260211101000 =035 ##$$a 0010-0226001258 =245 1#$$a TATA KELOLA E-SERVICE DI MAL PELAYANAN PUBLIK KOTA PEKANBARU /$c Illya Zhalila =100 #$$a Illya Zhalila =250 ##$$a - =300 ##$$a 13 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15950 =700 #$$a - =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 362.959 814 111 =084 ##$$a 362.959 814 111 ILL t =020 ##$$a - =650 #4$$a Layanan Sosial =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): E-service sebagai salah satu penerapan dari dijalankannya pemerintahan yang berbasis digital. Namun pada penerapannya ditemukan sistem permasalahan pada e-service yang masih ditemukan belum sepenuhnya bersifat digital dikarenakan masih ditemukannya sistem pengumpulan berkas dan antrian secara manual. 2 Tujuan: Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui bagaimana Tata Kelola E-service di Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru dan mengetahui faktor penghambat serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor penghambat tersebut.Metode: Penelitian ini menggunakan teori Indrajit dan teori Alfaro rocha. Hasil penelitian menunjukkan ternyata beberapa elemen sukses tentang tata Kelola e-service di Mal Pelayanan Publik masih ditemukan kurangnya sumber daya dalam peningkatan dan penerapan layanan digital. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru sebaiknya dapat menambah jumlah pekerja pada tim pengembangan aplikasi agar penerapan aplikasi dan website dapat ditingkatkan lagi secara maksimal dan selalu mengalami pembaruan bukan hanya perbaikan. sebaiknya membuat standar prosedur pada penginputan file dokumen baik secara online maupun fisik pada saat melakukan pelayanan di mal pelayanan publik agar efisiensi pelayanan dapat meningkat. Kesimpulan: kesimpulan Dari penelitian ni adalah Tata Kelola E-Service Mal Pelayanan Publik di Kota Pekanbaru sudah Sebagian besar menggunakan layanan yang berbasis digital dan juga telah terintegrasi dari pihak Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Mal Pelayanan Publik. Penerapan penggunaan eservice Mal Pelayanan Publik di Kota Pekanbaru dapat dilihat dari survey kepuasan masyarakat yang meningkat yang menjadi acuan peningkatan penerapan penggunaan pelayanan berbasis digital yang telah diberikan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan e-service perizinan Mal Pelayanan Publik di Kota Pekanbaru yang belum optimal adalah dengan pengembangan aplikasi antrian pada Mal Pelayanan Publik yang tersambung pada antrian perizinan online yang ada.