=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194183 =990 ##$$a 06118/IPDN/2023 =005 20260211104247 =035 ##$$a 0010-0226001267 =245 1#$$a DINAMIKA BIROKRASI DALAM PEMILIHAN WALIKOTA PALEMBANG PERIODE 2018-2023 /$c Ade Angel Lica Defit =100 #$$a Ade Angel Lica Defit =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15352 =700 #$$a Muhadam Labolo =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 =082 ##$$a 324.959 816 162 =084 ##$$a 324.959 816 162 ADE d =020 ##$$a - =650 #4$$a Pilkada =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang: Fenomena politisasi birokrasi banyak kita lihat dalam pertarungan politik di Indonesia saat ini.Masalah politisasi birokrasi menjadi persoalan hampir diseluruh daerah di Indonesia. Birokrasi sering kali terlibat dalam politik praktis pada pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah. Salah satu kegiatan politik yang dilakukan birokrasi yakni ada pada proses pemilihan Walikota dan wakil walikota tahun 2018 yang berlangsung di Kota Palembang. Pada pemilihan umum ini, birokrasi menjalankan dinamika tersendiri dalam rangka mewujudkan pelaksanaan pemilihan umum yang optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kinerja Dinas Pemberdayaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan analisis bagaimana Dinamika birokrokrasi dalam pemilihan walikota palembang periode 2018- 2023. Metode: Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dilakukan keabsahaan data yang diperoleh dengan triangulasi serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya adaptabilitasi dalam keputusan terkait pemilu serta cepat beradaptasi dengan sistem yang semakin kompleks. Dari segi Inovasi, birokrasi mengembangkan aplikasi mobile Si-Maspri. Fleksibilitas dilakukan dengan penyesuaian jadwal kampanye dan pemilihan umum dengan situasi pandemi COVID-19. Dari sisi komitmen seluruh pihak telah berkomitmen untuk melaksanakan pemilihan Walikota palembang periode 2018-2023 secara efektif serta efisien. Dari sisi responsivitas, birokrasi kota Palembang merespons dengan cepat dan tepat terhadap keluhan, saran, atau masukan yang disampaikan oleh masyarakat. Untuk keterbukaan, pelaku birokrasi berusaha membuka informasi terkait pemilu melalui laman website milih KPU. Dinamika terakhir yakni kolaborasi dilakukan dengan berbagai pihak, salah satunya ketua adat. Hal ini dilakukan dalam rangka membuat laju dinamika birokrasi pemilihan Walikota palembang periode 2018-2023 dapat berjalan dengan baik. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini mampu disimpulkan bahwa dinamika birkorasi dalam pemilihan walikota palembang periode 2018-2023 terjadi dengan sangat kompleks.