=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194278 =005 20260218103901 =035 ##$$a 0010-0226001362 =245 1#$$a PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DI DINAS KEARSIPAN PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Muhammad Raihan Alkautsar =100 #$$a Muhammad Raihan Alkautsar =300 ##$$a 8 hlm =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16039 =700 #$$a Ali Hanafiah Muhi =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 658.312 409 598 161 =084 ##$$a 658.312 409 598 161 MUH p =650 #4$$a Pengembangan Sumber Daya Manusia =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Urgensi pengembangan kompetensi merupakan faktor penting dalam dunia persaingan, ekonomi politik, dan budaya yang berubah dengan cepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan guna mengetahui bagaimana jalannya Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil Melalui Pendidikan Dan Pelatihan di Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan. Serta guna mengetahui adanya hambatan maupun upaya yang dilakukan dalam pelaksanaannya. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dengan Teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan informan kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bidang serta tiga orang pegawai. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang ditinjau berdasar pada tiga dimensi, Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap menunjukkan pelaksanaan pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui pendidikan dan pelatihan di Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan berdampak keberhasilan bagi pembentukan profesionalitas PNS. Kesimpulan: Namun, masih ada beberapa kendala seperti anggaran yang kurang memadai dan keterbatasan kesempatan bagi pegawai yang ingin mengikuti. Upaya yang dilakukan dinas ini ialah dengan mengadakan Pelatihan Kantor Sendiri dan melakukan pengajuan kepada ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia). Saran yang dapat penulis berikan yaitu pelaksanaan kegiatan alternatif berdasarkan metode pendidikan dan pelatihan guna tetap terjalannya pengembangan kompetensi.