=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194350 =005 20260220113149 =035 ##$$a 0010-0226001434 =245 1#$$a DIGITALISASI KELURAHAN DALAM APLIKASI GORONTALO MASYARAKAT TERPADU (GOMT) DI KECAMATAN SIPATANA KOTA GORONTALO /$c Pratiwi Dude =100 #$$a Pratiwi Dude =300 ##$$a 18 hlm : $b illus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16063 =700 #$$a Karno =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 351.095 984 312 =084 ##$$a 351.095 984 312 PRA d =650 #4$$a Administrasi Publik =520 ##$$a Permasalahan/Latar belakang (GAP): Teknologi digitalisasi adalah sebuah teknologi informasi yang lebih mengutamakan suatu kegiatan yang dilakukan secara digital jika dibandingkan dengan menggunakan tenaga manusia. Digitalisasi juga mulai diterapkan oleh Pemerintah Kota Gorontalo melalui pelayanan publik yang berbasis digital. Salah satunya dengan meluncurkan Aplikasi Gorontalo Masyarakat Terpadu (GOMT). Aplikasi ini sudah diterapkan dibeberapa kecamatan yang ada di Kota Gorontalo, salah satunya di Kecamatan Sipatana. Tujuan: mendeskripsikan dan menganalisis Digitalisasi Kelurahan dalam Aplikasi Gorontalo Masyarakat Terpadu (GoMT) di Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo, faktor penghambat dan pendukung, dan solusi dan upaya pemerintah dalam mencegah dan menghadapi faktor penghambat Digitalisasi Kelurahan dalam Aplikasi Gorontalo Masyarakat Terpadu (GoMT) di Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan adalah Teori DeLone dan McLean (1992) dengan enam dimensi yaitu Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Penggunaan, Kepuasan Pemakai, Dampak Individual dan Dampak Organisasi. Teknil pengumpulan yang digunakan adalah teknik Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data) dan Coclusion Drawing (Penarikan Kesimpulan). Hasil penelitian/Temuan: Temuan yang peneliti dapati saat melaksanakan penelitian bahwa digitalisasi kelurahan di Kecamatan Sipatana telah dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah Kota Gorontalo. Dapat dilihat pada Dimensi: Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Penggunaan, kepuasan pemakai, dampak individual dan Dimensi dampak organisasi, bahwa Aplikasi GOMT ini merupakan aplikasi yang sudah diterima di masyarakat dilihat dari kulitas sistem, informasi, penggunaan, masyarakat puas, memiliki dampak positif bagi masyarakat pengguna aplikasi ataupun pemerintah yang sangat terbantu dengan Aplikasi GOMT. Kesimpulan: bahwa Aplikasi GOMT dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai alternatif dalam pengurusan surat dan juga mendapatkan informasi terkini pada Aplikasi GOMT. Saran bagi Aplikasi GOMT harus diperluas lagi pengguna Aplikasi GOMT agar dapat dirasakan oleh seluruh kalangan masyarakat Kota Gorontalo, menambahkan fitur-fitur yang menarik pada Aplikasi, dan juga melaksanakan mengevaluasi rutin pada Aplikasi GOMT.