=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194354 =990 ##$$a 00378/IPDN/2026 =005 20260220115900 =035 ##$$a 0010-0226001438 =245 1#$$a PENINGKATAN PELAYANAN DI DINAS PEMADAM KEBAKARAN KOTA PADANGSIDIMPUAN PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Pohan, Fazri Ayasy =100 #$$a Pohan, Fazri Ayasy =300 ##$$a 7 hlm =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16022 =700 #$$a Neni Alyani =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 363.370 959 812 71 =084 ##$$a 363.370 959 812 71 POH p =650 #4$$a Pengamanan dari Bencana Kebakaran =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Belum semua daerah memiliki peraturan (Perda) tentang teknis pencegahan dan penanggulangan terhadap bahaya kebakaran. Aspek proteksi kebakaran belum dianggap sebagai salah satu basic need. Akibatnya, kejadian kebakaran sering berakibat fatal dan berulang Minimnya jumlah personil dan pos pemadam serta kondisi pos yang jauh dari lokasi kebakaran menyebabkan waktu tanggap pada saat penanganan melebihi waktu tanggap 15 menit yang mengakibatkan kerugian tidak bisa diminimalisasi Tujuan dilakukannya penelitian mengenai permasalahan strategi peningkatan kualitas SDM di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan untuk mengetahui peningkatan kinerja dan kualitas SDM di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif.Berdasarkan hasil temuan di lapangan selama penelitian, bahwa terdapat kurangnya pos pemadam kebakaran di Kota Padangsidimpuan, Akses jalan yang kurang memadai dan Sarana prasarana yang masih kurang.Hal ini menghambat proses peningkatan kualitas sdm di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan. Meskipun masih ada yang belum maksimal dan belum sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM). Metode: Peneliti mengukur strategi peningkatan pelayanan dengan memperhatikan dimensi Pencapaian Tujuan, Integrasi dan Adaptasi. Kesimpulan: Untuk dimensi pencapaian tujuan hasilnya menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran. Namun untuk dimensi Integrasi dan Adaptasi masih kurang. Untuk dimensi Integrasi masih minimnya kerjasama dan koordinasi dengan intansi lain dan masyarakat. Untuk dimensi Adaptasi Dinas Pemadam Kebakaran masih belum dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana menuju modernisasi alat-alat pemadaman.