=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194356 =005 20260221121011 =035 ##$$a 0010-0226001440 =245 1#$$a PERAN LURAH DALAM PENGELOLAAN DANA KELURAHAN UNTUK MENINGKATKAN PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA DI KELURAHAN SIMPANG BELUTU KECAMATAN KANDIS KABUPATEN SIAK PROVINSI RIAU /$c Dody Kurniawan =100 #$$a Dody Kurniawan =300 ##$$a 13 hlm : $b illus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16108 =700 #$$a Ginting, Arwanto Harima =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.409 598 141 22 =084 ##$$a 352.409 598 141 22 DOD p =650 #4$$a Administrasi Keuangan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peran lurah yaitu melaksanakan tugas dan tanggungjawab dalam pengelolaan dana kelurahan. Sebab, Lurah memiliki tugas dan peran dalam membantu camat yakni melaksanakan kegiatan pemerintahan kelurahan, melakukan pemberdayaan masyarakat, memelihara prasarana dan fasilitas pelayanan umum. Pengelolaan anggaran dana kelurahan Simpang Belutu berasal dari APBD. Sehingga, pemerintah kabupaten wajib mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk pembangunan sarana dan prasarana lokal kelurahan melalui anggaran kecamatan. Tujuan: Tujuan dari penelitan ini adalah mengetahui peran Lurah dalam pengelolaan dana kelurahan untuk meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana di Kelurahan Simpang Belutu. Metode: Skripsi ini menggunakan teori peran Biddle dan Thomas yang terdiri dari harapan, norma, wujud perilaku, penilaian dan sanksi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan referensi data dan literatur hasil penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi kemudian menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukan lurah telah melaksanakan peran berdasarkan tugas dan tanggung jawab. transparansi pengelolaan anggaran kelurahan untuk pembangunan sarana dan prasarana. Pembangunan tersebut seperti pengadaan perlengkapan pencegahan dampak stunting pada balita, pembangunan infrastruktur jalan, dan pembangunan rumah singgah berupa taman baca. Ada upaya yang dilakukan dalam pengelolaan dana kelurahan yaitu dengan regenerasi SDM melalui rekutmen dan seleksi yang objektif sehingga dilakukan berdasarkan serangakaian tes yang mampu mengukur kompetensi dan ketrampilan yang dimilikinya. Upaya lainnya juga melakukan optimalisasi partisipasi masyarakat untuk ikut serta dalam pengelolaan dana kelurahan. Kesimpulan: Peran lurah dalam pengelolaan dana kelurahan untuk meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana di Kelurahan Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak ditinjau dari pembangunan. Pembangunan sarana dan prasarana dibuktikan peran lurah simpang belutu sudah melaksanakan perencanaan terlebih dahulu terkait dengan program pencegahan stunting pada balita, pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan rumah singgah berupa taman baca dengan musyawarah yang dilandasi dengan regulasi. Musyawarah tersebut dilaksanakan dengan melibatkan perangkat kelurahan, lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan, dan masyarakat.