=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194378 =005 20260221112533 =035 ##$$a 0010-0226001462 =245 1#$$a EFEKTIVITAS KINERJA DINAS KESEHATAN DALAM PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU (AKI) DI KABUPATEN WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH /$c Siregar, Jihan Kamilia Vina =100 #$$a Siregar, Jihan Kamilia Vina =300 ##$$a 10 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12892 =700 #$$a Arnold Ferdinand Bura =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 362.106 809 598 264 3 =084 ##$$a 362.106 809 598 264 3 SIR e =650 #4$$a Manajemen Layanan Kesehatan (Kinerja) =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Salah satu masalah kesehatan yang perlu segera ditangani adalah kematian ibu. Angka kematia ibu melambangkan suatu indikator utama di bidang kesehatan yang menunjukkan kuaitas kesehatan suatu daerah. Dalam hal inilah kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo dinilai. Meningkatnya kematian ibu di Kabupaten Wonosobo membuat Dinas Kesehatan harus segera mengatasi dan menurunkan angka kematian ibu. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejauh mana efektivitas kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo dalam penurunan angka kematian ibu di Kabupaten Wonosobo. Metode: Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Duncan (dalam Steers) yang menentukan efektivitas kinerja Dinas Kesehatan dalam penurunan angka kematian ibu yang terdapat tiga dimensi, yaitu Pencapaian tujuan, Integrasi, Adaptasi. Hasil/ Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan angka kematian ibu sudah berhasil, namun tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan, dan juga hasil dari teori menunjukkan belum tercapainya efektivitas. Kesimpulan: Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa efektivitas kinerja Dinas Kesehatan dalam Penurunan Angka Kematian Ibu Kabupaten Wonosobo sudah berjalan sesuai dengan pencapaian yang telah di tetapkan Rencana Strategis Dinas Kesehatan.