=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194399 =005 20260221081435 =035 ##$$a 0010-0226001483 =245 1#$$a EFEKTIVITAS ANALISIS JABATAN DALAM PENEMPATAN PEGAWAI DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN MOROWALI /$c FAHRA PUTRI ADIKYA =100 #$$a FAHRA PUTRI ADIKYA =300 ##$$a 14 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12335 =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.609 598 444 2 =084 ##$$a 352.609 598 444 2 FAH e =650 #4$$a Manajemen Personalia Administrasi Negara =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): (Berisi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam suatu Instansi Pemerintahan menjadi masalah yang pelik dan diperlukan suatu aturan untuk mengelola hal ini. Dengan adanya peraturan dan standar operasional instansi pemerintahan diharapkan dapat meminimalisir ketidakteraturan yang terjadi dalam suatu organisasi atau instansi pemerintahan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektifitas analisis jabatan dalam penempatan pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Morowali. Metode: Metode penelitian ini menggunakan kualitatif desktiptif. Sumber data dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan triangulasi yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan analisis data menggunakan Teknik kualitatif induktif. Lokasi penelitian dilakukan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Morowali. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas analisis jabatan di DPMPTSP masih belum terlaksana dengan cukup baik dalam dimensi Produktivitas, Mutu dan Kualitas, Efisiensi,Fleksibilitas, dan Kepuasan. Kesimpulan: Terdapat hambatan dalam efektivitas analisis jabatan dalam penempatan pegawai seperti kurangnya antusias pegawai, sumber daya manusia yang terbatas, beban kerja yang berlebih, penempatan kerja yang tidak disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan belum diterapkan analisis jabatan seuai dengan tupoksi setelah penyetaraan jabatan. Upaya yang dilakukan dengan pemberian reward kepada pedawai, mengajukan sumber daya manusia kepada BKPSDM, saling membantu dalam menyelesaikan tugas , sosialisasi terkait uraian pekerjaan setelah penyetaraan jabatan.