=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194411 =005 20260221104118 =035 ##$$a 0010-0226001495 =245 1#$$a ANALISIS PEMBERDAYAAN ANAK JALANAN OLEH DINAS SOSIAL KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN MELALUI PENDEKATAN COMMUNITY DEVELOPMENT /$c Dani Faslah Dinata =100 #$$a Dani Faslah Dinata =300 ##$$a 10 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12626 =700 #$$a Achmad Nur Sutikno =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 362.730 959 816 162 =084 ##$$a 362.730 959 816 162 DAN a =650 #4$$a Pembinaan Anak Jalanan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Keberadaan anak jalanan di Kota Palembang masih menjadi masalah sosial masyarakat yang tidak habishabisnya,Anak jalanan di Kota Palembang tidak hanya membuat keamanan dan ketertiban menjadi terganggu tapi juga dapat memicu tindak kriminal di jalanan sehingga banyak pengguna jalan di Kota Palembang menjadi tidak nyaman dengan keberadaan mereka dimana Dinas Sosial telah melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan anak jalanan tersebut melalui penyuluhan serta pelatihan serta penertiban melalui tim penjangkauan dan unsur pendukung lainya. akan tetapi anak jalanan ini tetap Kembali ke jalanan walaupun sudah dilaksanakan pemberdayaan dan anak jalanan ini masih tetap eksis berkeliaran di jalanan Kota Palembang. Tujuan : Agar peneliti memperoleh deskripsi serta informasi tentang Pemberdayaan yang dilakukan Dinas Sosial Kota Palembang dalam melaksanakan Pemberdayaan anak jalanan. Metode: menggunakan metode penelitian yaitu Deskriptif Kualitatif. Hasil/Temuan: Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat dikatakan bahwapemberdayaan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kota Palembang dalam upaya pemberdayaan anak jalanan melalui pendekatan Communit Development di wilayah Kota Palembang belum berjalan dengan baik dikarenakan masih banyak hambatan yang belum teratasi dalam pelaksanaanya di lapangan, sebab dari kelima dimensi yang tersusun secara sistematis dan efektif belum terpenuhi karena indikatornya pada penyusunannya belum sepenuhnya terpenuhi. Kesimpulan: Dengan melihat kondisi dilapangan, peneliti menyarankan kepada Pemerintah Kota Palembang agar mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pemberdayaan anak jalanan di Kota Palembang terutama terkait pengajuan kenaikan anggaran kepada Pemerintah Kota Palembang untuk menangani permasalahan sosial serta untuk memenuhi kebutuhan anggaran guna menunjang kegiatan pemberdayaan anak jalanan.