=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194427 =005 20260221111742 =035 ##$$a 0010-0226001511 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PENANGGULANGAN BENCANA ANGIN PUTING BELIUNG OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DI KOTA PEMATANGSIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Siagian, Thessa Theresia =100 #$$a Siagian, Thessa Theresia =300 ##$$a 6 hlm =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16237 =700 #$$a D. Adam Ismail =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 363.349 209 598 123 1 =084 ##$$a 363.349 209 598 123 1 SIA i =650 #4$$a Pengamanan dari Bencana Angin Ribut =520 ##$$a Permasalahan/Latar belakang (GAP): Belum lama ini, terjadi bencana angin puting beliung yang melanda sebagian wilayah Kota Pematangsiantar. Pasca kejadian tersebut, pemerintah telah berupaya melakukan penanganan namun belum sepenuhnya teratasi karena masih ada beberapa rumah korban bencana yang masih belum kembali pulih. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untyk mengetahui bagaimana penanggulangan bencana angin puting beliung oleh badan penanggulangan daerah di kota pematangsiantar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif untuk memperoleh gambaran secara pasti melalui teknik observasi pengumpulan data baik yang bersumber dari data primer maupun data sekunder lalu dianalisis menggunakan teori Implemetasi Van Meter dan Van Horn. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dilaksanakan menunjuklan bahwa Pemerintah Kota Pematangsiantar belum mengimplementasikan secara optimal penanggulangan bencana saat terjadi bencana angin puting beliung pada wilayahnya. Kesimpulan: penulis menyarankan agar Pemerintah Kota Pematangsiantar melakukan upaya peningkatan pelayanan penanggulangan bencana pada sektor sumber daya manusia, sistem pendataan masyarakat terdampak serta pengalokasian anggaran sebagaimana diungkapkan Van Meter dan Van Horn yaitu Standar dan tujuan kebijakan, Sumber daya, Komunikasi antar organisasi dan kegiatan impIementasi, Karakteristik badan pelaksana, Kondisi ekonomi, serta Sikap para pelaksana.