=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194440 =005 20260221113838 =035 ##$$a 0010-0226001524 =245 1#$$a STRATEGI PENGEMBANGAN UNIT USAHA PIPANISASI BUMDES DALAM PENYEDIAAN AIR BERSIH BAGI MASYARAKAT DESA SERIMBU KECAMATAN AIR BESAR KABUPATEN LANDAK /$c Naufal Faqih =100 #$$a Naufal Faqih =300 ##$$a 7 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14625 =700 #$$a Dwi Indah Kartika =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 363.610 959 832 22 =084 ##$$a 363.610 959 832 22 NAU s =650 #4$$a Strategi Penyediaan Air Bersih =520 ##$$a Latar Belakang : BUMDes merupakan salah satu aspek yang penting dalam meningkatkan perekonomian desa, dengan kehadiran BUMDes dapat memberikan warna dalam perkembangan dan pemberdayaan desa di Indonesia. Dalam menjalankan tugas dan peran tersebut, BUMDes harus memiliki Unit Usaha yang akan menjadi suatu bagian tersendiri dalam pengelolaan potensi atau sumber daya yang ada di desa tersebut. Desa Serimbu Kecamatan Air Besar juga memiliki Unit Usaha Pipanisasi yang bergerak dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat sekitar yang saat ini belum dapat berjalan dengan baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan Unit Usaha Pipanisasi BUMDes Desa Serimbu dalam penyediaan air bersih untuk masyarakat, apa faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan Unit Usaha pipanisasi dan mengetahui upaya yang dilakukan BUMDes Desa Serimbu dalam menyelesaikan hambatan penyediaan air bersih. Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyediaan air bersih oleh Unit Usaha Pipanisasi BUMDes Desa Serimbu belum berjalan dengan baik dan unit usaha Pipanisasi ini masih mengalami kendala dan terdapat faktor penghambat seperti kualitas SDM atau kepengurusan BUMDes yang belum baik, sarana prasarana penunjang dalam penyediaan dan penyaluran air bersih yang belum dapat di tingkatkan karena RAB yang belum dirancang dengan baik sehingga menghambat pengembangan Unit Usaha Pipanisasi BUMDes Desa Serimbu. Kesimpulan: Strategi pengembangan usaha pipanisasi BUMDes dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat di Desa Serimbu belum berjalan dengan baik terutama pada aspek sumber daya manusia (SDM). Pengurus BUMDes Desa Serimbu yang dinilai oleh pemerintah Desa Serimbu masih belum memiliki kemampuan dalam mengurus organisasi, serta dinilai oleh pemerintah desa belum professional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehingga organisasi BUMDes Desa Serimbu khususnya unit usaha Pipanisasi ini dinilai belum berjalan dengan baik. Upaya yang dilakukan BUMDes Desa Serimbu dalam menyelesaikan hambatan di Unit Usaha Pipanisasi guna penyediaan air bersih kepada masyarakat Desa Serimbu Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak adalah dengan memprioritaskan pemeliharaan dan peningkatan sistem pipanisasi yang akan dicantumkan dalam RPJMDes, bimbingan teknis kepada kepengurusan BUMDes dan penyaluran proposal dari pemerintah desa ke tingkat kabupaten untuk membantu mendanai perbaikan, serta pemeliharaan sarana dan prasarana penyaluran dan penyediaan air bersih.