=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194452 =005 20260222124212 =035 ##$$a 0010-0226001536 =245 1#$$a EVALUASI WEBSITE PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NATUNA MENGGUNAKAN METODE USABILITY TESTING /$c Aldi Nursifa =100 #$$a Aldi Nursifa =300 ##$$a 18 hlm : $b illus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16267 =700 #$$a Nainggolan, Ruth Roselin E. =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 004.095 981 433 =084 ##$$a 004.095 981 433 ALD e =650 #4$$a Teknologi Informasi =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Teknologi informasi saat ini sangat berkembang pesat sesuai dengan perkembangan zaman yang terus menuntut untuk bergerak maju. Pemerintah saat ini juga sudah menerapkan penggunaan teknologi dalam pelayanan publik, salah satunya Website. Dari pengalaman covid-19 yang terjadi, banyak perubahan yang signifikan terhadap cara kerja dunia. Kebutuhan akan akses informasi sangat tinggi dikarenakan adanya pemberlakuan PPKM. Untuk itu Website sebagai media penghubung kepada masyarakat haruslah mumpuni dan mudah digunakan agar masyarakat dapat dengan mudah menggunakannya. Tujuan: Berdasarkan rumusan masalah diatas, didapatkan suatu tujuan dalam kegiatan penelitian yang akan dilakukan yaitu “Mengetahui tingkat kebergunaan (Usability) dan hasil evaluasi Website Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna berdasarkan dimensi Learnability, Efficiency, Memorability, Error dan Satisfaction dengan metode Usability Testing. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner melalui google form. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif untuk menentukan masalah usability yang ada pada Website.. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Website Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna memiliki beberapa masalah usability yang memengaruhi kualitas Website. Masalah tersebut meliputi masalah dalam mengakses Website yang terkendala dengan peringatan browser dikarenakan manajemen data yang kurang terorganisir. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada Website agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan meningkatkan kualitas Website. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya evaluasi Website secara berkala untuk memastikan kualitas Website yang optimal. Selain itu, Website pemerintah daerah harus memperhatikan aspek usability agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan mempermudah akses informasi publik. Penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah lain dalam meningkatkan kualitas Website mereka.