=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194480 =005 20260222115306 =035 ##$$a 0010-0226001564 =245 1#$$a RIEFEKTIVITAS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN (SIMTLHP) DI INSPEKTORAT KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c RIBKA PRISKILA =100 #$$a RIBKA PRISKILA =300 ##$$a 12 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12531 =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.340 959 834 31 =084 ##$$a 352.340 959 834 31 RIB r =650 #4$$a Kebijakan Pemerintah dalam Administrasi =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelaksanaan pengelolaan anggaran belum berjalan sesuai prosedur akuntansi yang ideal, disisi lain menunjukkan bahwa pembinaan dan pengendalian internal yang di lakukan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah juga belum optimal. Permasalahan yang menonjol di dalam Internal dan turut mempengaruhi kinerja dari fungsi pengawasan Inspektorat adalah terkait kemampuan pengawasan yang dimiliki oleh para pegawai Inspektorat masih belum maksimal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas penggunaan Sistem InformasiManajemen Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (SIMTLHP) di Inspektorat Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah, faktor penghambat serta upaya untuk mengatasi dan mengoptimalkannya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini informan ditentukan melalui teknik purposive dan snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori Efektivitas menurut Duncan dalam Steers (1985) yang terdiri dari 3 (tiga) dimensi yaitu pencapaian tujuan, adaptasi dan indikator yang menunjukan bahwa Sistem Informasi Manajemen Tindak Lanjut Hasil Ujian sangat efektif dan efisien dalam hal indikator yang dirancang untuk mencapai indikator yaitu Pencapaian Sasaran, Adaptasi, dan Integrasi. Inspektorat Kabupaten Katingan sudah melaksanakan penggunaan SIMLHTP dengan baik namun belum berjalan dengan maksimal karena terdapat beberapa hambatan meliputi kendala anggaran/biaya bimbingan teknis dan ketersediaan sumber daya manusia. Kesimpulan: implementasi Sistem Informasi Manajemen Tindak Lanjut Hasil Ujian sangat efektif dan efisien dalam hal indikator yang dirancang untuk mencapai indikator yaitu Pencapaian Sasaran, Adaptasi, dan Integrasi, namun masih tetap ditemukan beberapa hambatan. Guna mengatasi hambatan yang dialami disarankan agar Inspektorat Daerah Kabupaten Katingan melakukan penambahan jumlah sumber daya manusia khususnya pada bidang Admin Sistem Informasi Manajemen Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan yang berkompeten pada bidang Teknologi Informasi dan juga memperbaharui sumber daya pelatihan untuk staf Inspektorat dan mempromosikannya melalui media sosial.