=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194483 =005 20260222024720 =035 ##$$a 0010-0226001567 =245 1#$$a EDUKASI KESIAPSIAGAAN MITIGASI BENCANA BANJIR KEPADA MASYARAKAT DI KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH /$c IRKA BICHER PANE =100 #$$a IRKA BICHER PANE =300 ##$$a 13 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13966 =700 #$$a Selamet Jalaludin =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 363.349 309 598 113 1 =084 ##$$a 363.349 309 598 113 1 IRK e =650 #4$$a Pencegahan Bencana Banjir =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Banjir memiliki kerentanan dan ancaman yang sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa dan harta benda. Banjir salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, tidak terkecuali pada Kabupaten Aceh Tengah. Dampak yang dapat ditimbulkan dari bencana banjir ini sangat berbahaya seperti kerusakan fasilitas publik, kerusakan rumah, menimbulkan kerugian ekonomi, kesulitan air bersih, menimbulkan masalah Kesehatan, menimbulkan korban jiwa, melumpuhkan aktivitas masyarakat. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan edukasi kesiapsiagaan mitigasi bencana banjir kepada masyarakat di Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode one group pre-test post-test design. Serta menggunakan teknik analisis data uji statistik interferensial yaitu Paired Sampel T-Test dan Skala Guttman. Hasil/Temuan: Hasil penelitian kemudian di analisis secara univariat dan bivariat. Pre-test dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pengetahuan yang diketahui oleh masyarakat pegasing terhadap kesiapsiagaan terhadap bencana banjir sebelum diberikan edukasi. Selanjutnya dilakukan pemberian treatment berupa sedikit arahahan dan sosialiasi mengenai kesiapsiagaan terhadap bencana banjir kepada warga sekitar. Kemudian dilakukan post-test setelah edukasi untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan bencana alam banjir. Kesimpulan: Kesimpulan yang dapat dikemukakan bahwa pada saat pre-test dan post-test terdapatnya peningkatan dalam bentuk presentase baik dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan walaupun ada beberapa item pertanyaan yang menunjukkan presentase kurang baik/kurang siap pada sikap dan keterampilan. Sebaiknya frekuensi edukasi dapat dilakukan secara terus menerus agar dapat meningkatan kesiapan dan keterampilan dalam menghadapi bencana banjir oleh masyarakat sekitar. Serta edukasi kesiapsiagaan melibatkan Pemerintah Daerah terkhusus Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).