=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194490 =005 20260222033437 =035 ##$$a 0010-0226001574 =245 1#$$a ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENUNJANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH DI KOTA SERANG PROVINSI BANTEN /$c Salma Ramadhanti =100 #$$a Salma Ramadhanti =300 ##$$a 18 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14860 =700 #$$a Decky Dwi Utomo =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 336.013 598 233 2 =084 ##$$a 336.013 598 233 2 SAL a =650 #4$$a Keuangan Daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penulis berfokus pada kontribusi PAD yang rendah di Kota Serang. Penulis menyadari bahwa pada penyelenggaraan pemerintahan daerah, permasalahan seperti kontribusi PAD yang rendah akan mempengaruhi tingkat kemampuan keuangan daerah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan keuangan daerah dalam menunjang penyelenggaraan pemerintahan di Kota Serang selama 5 tahun anggaran yang dilihat dari rumus analisis rasio keuangan serta mengetahui faktor yang dapat memengaruhi kemampuan keuangan daerah dan juga upaya dalam meningkatkan kemampuan keuangan daerah di Kota Serang. Metode : Metode yang digunakan yaitu deskriptif Kualitatif. Data yang digunakan dalam penulisan ini yaitu hasil wawancara dari beberapa informan yaitu pejabat dari BPKAD Kota Serang sebagai data primer dan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kota Serang tahun 2017-2021 sebagai data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan keuangan daerah di Kota Serang pada tahun 2017-2021 cenderung meningkat jika dilihat dari pertumbuhan Pendapatan Daerahnya. Kota Serang dinyatakan masih sangat bergantung terhadap Pendapatan Transfer, terutama dari Dana Alokasi Umum. Hasil dari penghitungan Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) memiliki rata-rata sebesar 15%, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah sebesar 80%, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah Kota Serang sebesar 30%, serta Rasio Efektivitas PAD Kota Serang memiliki rata-rata sebesar 110%. Kesimpulan : Kemampuan keuangan daerah Kota Serang masih termasuk ke dalam kategori rendah, dimana berdasarkan analisis terkait perbandingan antara Kontribusi dari pendapatan asli daerah dengan pendapatan transfer masih sangat jauh melihat pendapatan asli daerah Kota Serang jauh lebih rendah dibandingkan pendapatan transfer.