=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194502 =005 20260222104603 =035 ##$$a 0010-0226001586 =245 1#$$a PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DALAM MENCEGAH KECELAKAAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN PURWOREJO /$c Beta Galeria =100 #$$a Beta Galeria =300 ##$$a 10 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12790 =700 #$$a Sri Hartati =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 363.110 959 826 41 =084 ##$$a 363.110 959 826 41 BET p =650 #4$$a Program Pencegahan Kecelakaan Kerja =520 ##$$a Permasalahan/ Latar Belakang (GAP): Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, sehingga dapat mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang akan berdampak pada produktivitas kerja pegawai. Namun dalam pelaksanaannya, belum adanya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sehingga banyak ditemukan adanya kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang terjadi terhadap pegawai sehingga berdampak terhadap produktivitas kerja. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam mencegah kecelakaan pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo, faktor penghambat serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan K3. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah itu, informasi dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Terdapat permasalahan terkait Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam mencegah kecelakaan kerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, diantaranya masih adanya kecelakaan kerja yang terjadi, manajemen pengendalian yang lemah, belum diterapkannya Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta kurangnya kesadaran pegawai terhadap penggunaan Alat Perlindungan Diri. Upaya yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purworejo yaitu menganggarkan kembali anggaran ditahun 2023 untuk program pemeliharaan kesehatan pegawai, ikut melibatkan kepala bidang dalam proses pengawasan serta mengadakan kegiatan sosialisasi terhadap pegawai sebagai upaya memberi kesadaran pegawai mengenai pentingnya penggunaan Alat Perlindungan Diri. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pegawai dalam mencegah kecelakaan kerja sudah relative baik dan sesuai dengan Teori Domino yang dikemukakan oleh Bird dan Loftus yang terdiri dari 5 indikator kecelakaan kerja yaitu Lemahnya Kontrol, Penyebab dasar, Penyebab langsung, Insiden dan Kerugian.