=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194619 =005 20260302114529 =035 ##$$a 0010-0326000066 =245 1#$$a PERLINDUNGAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL OLEH UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH RUMOH SEUJAHTRA ANEUK NANGGROE DINAS SOSIAL PEMERINTAH ACEH /$c Aqsal Falevi Harahap =100 #$$a Aqsal Falevi Harahap =300 ##$$a 16 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12381 =700 #$$a Mu’min Ma’ruf =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 360.765 981 1 =084 ##$$a 360.765 981 1 AQS p =650 #4$$a Perlindungan Anak =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berfokus pada perlindungan terhadap korban kekerasan seksual anak di Provinsi Aceh, khususnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Rumoh Seujahtra Aneuk Nanggroe di bawah pengawasan Dinas Sosial Pemerintah Aceh, dengan menggunakan Pasal 69A Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan dengan empat dimensi pendidikan, rehabilitasi, psikososial, dan bantuan. Tujuan: Tujuan pengamatan ini difokuskan pada perlindungan terhadap korban kekerasan seksual anak dan hambatan serta upaya dalam mengimplementasikannya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis data melalui pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan yang dilakukan telah efektif meskipun terdapat beberapa hambatan dan hal-hal yang harus dipertimbangkan. Diharapkan hambatanhambatan yang ada akan segera diatasi, seperti peningkatan jumlah dan kualitas pengasuh serta peningkatan jumlah fasilitas sehingga penyediaan perlindungan bagi korban kekerasan seksual anak dapat berjalan dengan optimal.