=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194721 =990 ##$$a 06470/IPDN/2023 =005 20260316090332 =035 ##$$a 0010-0326000168 =245 1#$$a MANAJEMEN PENCEGAHAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI /$c Muhammad Ajie Ichsan =100 #$$a Muhammad Ajie Ichsan =300 ##$$a 11 : $b Ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12963 =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 353.955 981 542 =084 ##$$a 353.955 981 542 MUH m =650 #4$$a Manajemen bencana =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kebakaran hutan dan lahan merupakan suatu peristiwa terbakarnya hutan atau lahan baik secara alami maupun perbuatan manusia, sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan yang menimbulkan kerugian ekologi, ekonomi, dan sosial budaya. Bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi merupakan suatu bencana yang selalu terjadi setiap tahunnya, dalam melakukan proses pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi sangat diperlukan manajemen yang baik dalam pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan. Tujuan: Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten. Sehubungan dengan tujuan tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul MANAJEMEN PENCEGAHAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN Dl KABUPATEN MUARO JAMBl PROVlNSl JAMBI. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data penelitian, peneliti melakukan bebarapa cara diantaranya ialah teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian tentang Manajemen yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi dalam pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan yang dianalisis melalui 3 dimensi yaitu pendekatan teknis, pendekatan manusia, dan pendekatan administratif. Melalui 3 pendekatan tersebut, bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi masih terbatasnya sarana prasarana, kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengikuti sosialisasi, dan masih kurangnya personil BPBD. Kesimpulan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi sudah melakukan pengelolaan pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan dengan baik, tetapi dalam pelaksanaan pencegahan masih ditemukan hambatan pada sarana prasarana yang dimiliki belum maksimal dan tidak adanya SOP untuk teknis pencegahan bencana.